Jakarta –

Read More : PPN 12% Cuma buat Barang Mewah, Ini Opsi ‘Mesin Uang’ Baru Pemerintah

Maskapai penerbangan menghindari wilayah udara Iran dan Lebanon dan membatalkan penerbangan ke Israel dan Lebanon. Langkah ini dilakukan ketika Timur Tengah memanas dengan terbunuhnya anggota senior kelompok militan Hamas dan Hizbullah minggu ini, sehingga meningkatkan kemungkinan konflik.

Singapore Airlines tidak lagi terbang melalui wilayah udara Iran dan akan menggunakan rute alternatif mulai Jumat pagi. Maskapai ini menegaskan keselamatan penumpang adalah prioritas utama.

Mengutip Reuters, Jumat (2/8/2024), EVA Air Taiwan dan China Airlines menghindari penerbangan wilayah udara Iran ke Amsterdam pada Jumat. Meski belum ada pengumuman resmi dari pihak perusahaan terkait masalah ini.

Sementara itu, OPSGROUP, sebuah organisasi berbasis anggota yang bertukar informasi mengenai risiko penerbangan, menyarankan lalu lintas antara Asia dan Eropa untuk menghindari wilayah udara Iran dan Irak. Saran tersebut muncul setelah adanya laporan bahwa para pejabat senior Iran, Irak dan Yaman mungkin sedang mendiskusikan pembalasan terhadap Israel.

Banyak maskapai penerbangan, termasuk maskapai Amerika dan Eropa, menghindari terbang di atas Iran, terutama setelah serangan rudal dan drone pada bulan April. Penerbangan Singapore Airlines ke London Heathrow dialihkan ke Iran utara melalui Turkmenistan dan Azerbaijan pada Jumat pagi, bukan melalui Iran seperti yang dilakukan pada hari sebelumnya.

Namun, sejumlah maskapai penerbangan terbang di atas Iran pada hari Jumat, termasuk Etihad dari UEA, Emirates dan Fly Dubai, serta Qatar Airways dan Turkish Airlines. Dalam dua hari terakhir, Air India, Lufthansa, United Airlines, Delta Air Lines, dan IDA Airways Italia memutuskan untuk menghentikan penerbangan ke Tel Aviv.

Maskapai penerbangan telah membatalkan dan menunda penerbangan ke ibu kota Lebanon, Beirut, minggu ini menyusul serangan hari Sabtu di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Israel menyalahkan kelompok militan Hizbullah yang berbasis di Lebanon atas serangan itu.

Kanada pada hari Kamis mengeluarkan pemberitahuan kepada maskapai penerbangan untuk menghindari wilayah udara Lebanon selama sebulan karena bahaya operasi militer terhadap penerbangan. Inggris telah memberikan nasihat kepada pilot selama sebulan terakhir tentang bahaya yang ditimbulkan oleh senjata antipesawat dan operasi militer di wilayah udara Lebanon. (ily/hns)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *