Milan –
Read More : Mbappe Targetkan 50 Gol di Madrid
Inter Milan meraih tiga poin saat menjamu Parma. Nerazzurri menang 3-1.
Inter Milan vs Parma pada pekan ke-15 Serie A 2024/2025 berlangsung di Guiseppe Meazza, Sabtu (7/12/2024). Snake membuka keunggulan melalui Federico Dimarco pada menit ke-40.
Mereka menambah dua gol di babak kedua melalui Nicolas Barella pada menit ke-53, dan Marcus Thura pada menit ke-67.
Gol Parma tercipta dari ketertinggalan setelah Matthew Darmian mencetak gol bunuh diri. Skor 3-1 untuk Inter Milan menutup pertandingan.
Tambahan tiga poin membuat Inter berada di peringkat ketiga dengan 31 poin. Poin mereka sejajar dengan Atalanta di peringkat kedua dan tertinggal satu angka dari Napoli di puncak klasemen.
Sedangkan Parma berada di peringkat ke-12. Mereka menang dengan selisih 15 poin.
Permainan kursus
Inter mendominasi sejak awal pertandingan. Pada menit ke-16, Ular punya peluang mencetak gol. Namun tembakan Denzel Dumfries masih membentur mistar gawang.
Pada menit ke-21, Henrikh Mkhitaryan bermain. Usahanya tidak membuahkan gol yang masih melebar.
Mereka berusaha meninggalkan Parma di bawah tekanan tentara. Mantel Chancellor mempunyai ruang di kotak penalti untuk menembak. Ditembak oleh Yann Sommer diselamatkan oleh Yann Sommer.
Mereka akhirnya berhasil memecah 40 menit mematikan di antara mereka. Mkhitaryan menemukan umpan Federico Dimarco. Sambil memutar badan, Dimarco melepaskan tendangan yang tidak bisa diblok oleh Sion Suzuki.
Skor 1-0 untuk keunggulan Inter bertahan hingga akhir babak pertama.
Dia tidak akan rileks selama tekanan setelah jeda. Karena itu, mereka menggandakan keunggulan dalam waktu 53 menit.
Diantaranya gol dari serangan yang sangat elegan di lini belakang. Mkhitaryan melepaskan tendangan bebas yang meleset. Nicholas Barella
Barella mengharapkan bek Parma. Sebelum Suzuki menembak.
Mereka memperbesar keunggulannya pada menit ke-67. Marcus Thuram mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari tendangan sudut, Lautaro Martinez menyundul bola ke arah tiang jauh. Thura yang tidak dijaga jauh tertinggal. Periksa keju Parmesan parut. La Benamata menang 3-1.
Parma memutuskan memperkecil defisit menjadi delapan puluh menit. Ia harus kebobolan usai gol khas Matthew Darmian.
Darmian mencoba memotong umpan Hernan. Darmian menarik bola tetapi Sommer melepaskan tendangan melengkung ke gawang.
Namun gol tersebut belum cukup menyelamatkan tim tamu dari kekalahan. Inter menang 3-1.
Tonton video “Video: Calhanoglu vs. Napoli: Gol keren dulu, penalti kemudian kalah” (pur/ran)