Jakarta –

Read More : Bukan Hiu-Beruang yang Mematikan di Sini, tapi Rusa

Fitur pasar adalah Pusat AS (AS) karena dikatakan bahwa penumpang dijual. Jadi, produk yang lebih tua masih membutuhkan penduduk India?

Direktur Eksekutif Pusat Ekonomi dan Hukum Ekonomi mengevaluasi barang ilegal barang ilegal di perbatasan, sangat sulit. Di sisi lain, itu masih mengendalikan barang -barang rumah tangga.

“Terakhir – sekitar 291 triliun. Dalam barang palsu. Jadi, terlihat”, untuk AFP AFP pada hari Minggu

Bhima mengatakan konsumen dibatasi oleh kekuatan terbatas yang harus dipilih untuk produk dibandingkan dengan barang asli. Adapun beberapa alasan untuk membeli mobil atau palsu.

Pertama, itu membenci kondisi keuangan orang. Kedua, ⁠Ah, beberapa orang masih takut (fomo), jadi mereka menyukai merek terkenal, meskipun palsu.

Ketiga, tidak dapat dihukum oleh konsumen yang membeli barang palsu. Keempat, sejumlah besar barang palsu di pasar dan toko fisik. Karena alasan ini, undang -undang percaya bahwa pemerintah harus memantau impor barang -barang ilegal ilegal di perbatasan bea cukai atau tikus.

“Sharyas untuk pedagang dan produsen barang palsu, seperti bisnis pengembalian, seperti pembatalan lisensi bisnis, terutama generasi muda untuk pembelian barang asli,” mereka mengevaluasi.

Direktur Eksekutif Indef Easter Sri Astuti, yang merupakan produk manja selama tahun -tahun ini, dievaluasi. Menurutnya, produk yang kuat masih populer karena murah, meskipun kualitasnya memburuk dan memburuk.

“Mengapa masih ada? Karena persyaratan konsumen dan barang -barang seperti” dilindungi “, kata AFP.

Emery juga mencatat bahwa ada beberapa langkah untuk menjadi lebih. Untuk pertama kalinya, harga barang asli harus tersedia untuk perbedaan antara usia asli dan tua. Kedua, itu terus dari pemerintah untuk memberantas produk.

Sebelumnya, penilaian perdagangan nasional (NTE) dibahas di Hambatan untuk Perdagangan Luar Negeri, yang terjadi pada akhir 209, termasuk Indonesia, termasuk Indonesia.

Diketahui bahwa laporan itu diumumkan beberapa hari sebelum Presiden Konald Trump diumumkan dalam kebijakan tarif impor yang diusulkan. Di Indonesia, USTRS dan Wangaba, termasuk dalam daftar, serta beberapa pasar online Indonesia.

“Indonesia tetap ada dalam daftar prioritas pada tahun 2014,” Ustred dari laporan Sabtu (16.04.2015).

Meskipun Indonesia juga tersedia untuk meningkatkan perlindungan perlindungan kekayaan intelektual, termasuk peluang dan peningkatan upaya untuk menghilangkan sumber bisnis.

“Metode Hak Cipta dan Pembicara karakter sementara (termasuk di Internet dan di pasar fisik) menjelaskan USTR pada tahun 2024. (ACD / ACD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *