Jakarta –

Read More : Jadwal Timnas eFootball Indonesia Hari Ini di FIFAe World Cup 2024

Enzi Storia baru-baru ini mengatakan pihaknya sengaja tidak mengembalikan tas yang dikirim dari luar negeri karena pajaknya lebih tinggi dari nilai barangnya. Tweet ini pun menarik perhatian masyarakat dan menyoroti bea dan cukai.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustin Prasto mengatakan, awalnya pihak pengirim tas biasa menuliskan harga lebih murah dari harga sebenarnya di toko retail atau tas.

Nilai tas tersebut lebih tinggi dari yang tertera pada pemeriksaan bea dan cukai. Sebab pajaknya lebih mahal dari nilai tas yang dinyatakan pengirim.

Karena itu hadiah, pengirimnya menyatakan harga lebih rendah dari harga aslinya. Akibatnya ada tambahan pembayaran, kata Prastowo dalam cuitannya kepada X, merujuk pada Sabtu (18/5/2024).

Karena pajaknya tinggi, Enzi memutuskan untuk tidak menerimanya dan meminta jasa pengiriman untuk mengembalikan barang tersebut kepada pengirimnya.

Namun karena mekanisme tersebut belum ada, maka barang tersebut masih disimpan dengan baik di gudang PJT, belum dikontrol oleh bea cukai, ujarnya.

Pernyataan tersebut menyusul cuitan Enzi Storia di media sosial yang juga menanyakan apakah tas tersebut sudah dikembalikan ke pengirimnya.

“Saya penasaran dengan tas yang belum saya terima karena biaya pajaknya lebih besar dari harga tasnya. Masih dikirim kembali ke pengirimnya,” tulis Enzi, Jumat (17/5). .

Tonton video “Staf Bintang Sri Malani Jelaskan Tas Enzi Storia Ditahan Bea Cukai”:

(ada/gambar.)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *