Jakarta –
Read More : Helikopter-Pesawat TNI AU Cari Kapal Pembawa BTS 4G yang Hilang di Papua
Kecerdasan Buatan (AI) dapat membantu manusia dalam banyak hal. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memberdayakan AI untuk membantu meningkatkan perekonomian di Indonesia.
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Twimbit, perusahaan riset dan konsultan terkemuka, merilis laporan khusus bertajuk ‘Pemberdayaan Indonesia 2024’.
“Teknologi dan konektivitas mempunyai peran penting dalam memajukan Indonesia, laporan ini merupakan langkah awal kami untuk mewujudkan visi tersebut,” kata Vikram Sinha, Presiden dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison di Indosat MX Center, Jakarta, Senin (20). ) /5/2024).
Laporan ini mengangkat tema ‘Growth Beyond Metropolitan’ dan berfokus pada keinginan Indosat untuk menjadi penggerak utama pemberdayaan Indonesia menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
CEO Indosat Ooredoo Hutchison Halim Alamsyah mengatakan meski Indonesia memiliki perekonomian yang kuat, namun pertumbuhan ekonominya dalam 15 tahun terakhir mencapai sekitar 5% per tahun karena masih kuatnya Pulau Jawa juga bergantung padanya. permintaan dan penggunaan perumahan. Saat ini, sumber daya dan sumber pasokan belum terdistribusi secara efisien di beberapa daerah.
“Dari sudut pandang pribadi, saya melihat kita harus berinvestasi lebih banyak pada sumber daya manusia. Ini salah satu hal penting bagi Indonesia. Kedua, tentu saja, kita perlu berinvestasi lebih banyak pada teknologi. Tanpa keterampilan dan kebisingan, tanpa orang-orang dengan kemampuan keterampilan yang tepat, saya kira Indonesia akan terpecah belah, ”kata Halim.
Manoj Menon, pendiri dan CEO Twimbit, juga menganjurkan penggunaan kreativitas dan energi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan teknologi digital guna menyelesaikan permasalahan utama, yang diyakini akan segera membuka manfaat ekonomi bagi Indonesia.
Meskipun Indonesia kaya akan seni kreatif, bagaimana kreativitas masyarakat Indonesia dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan keuangan dan memberikan layanan pemerintahan digital? Menurutnya, banyak masyarakat Indonesia yang tidak menggunakan layanan pemerintahan digital, meski lebih suka menggunakan platform seperti TikTok.
“Bagaimana kita bisa membuatnya semudah TikTok? Jika kita bisa mengikuti dengan cermat dan menggunakan keterampilan unik dan mendalam yang dimiliki masyarakat Indonesia, kita yakin kita bisa mengatasi tantangan ini,” kata Manoj.
Laporan Indonesia Berkelanjutan 2024 menunjukkan lima langkah proses yang diperlukan dalam pembangunan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045, yaitu memadukan potensi dua negara, mendorong ekonomi digital di pedesaan, dan memperkuat aktivitas UMKM, mengembangkan teknologi. di bidang pertanian. dan memberdayakan perempuan. Kajian tersebut juga memperkirakan ekonomi digital Indonesia akan mencapai Rp 1,8 miliar pada tahun 2027.
Pengusaha digital, Raymond Chin pun turut mengutarakan pendapatnya. Pembangunan non-perkotaan merupakan langkah penting untuk memahami perluasan integrasi ekonomi di Indonesia.
“Dengan menggali potensi daerah non-modal hingga pedesaan, maka peluang pembangunan akan terbuka lebar,” kata Raymond.
Selain itu, Indosat dan Twimbit mengumumkan program kompetisi tantangan remaja bagi generasi muda yang ingin berkecimpung di bidang teknologi.
Acara tersebut akan diawali dengan acara peluncuran spektakuler dan demonstrasi cara di berbagai institusi pendidikan, dengan tujuan memberikan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan nasional seperti perkotaan, pertanian, pendidikan, UMKM dan kekuatan perempuan.
Kompetisi akan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu penyisihan, semi final, dan final. Peserta akan dibimbing melalui sesi mentoring dan berkesempatan bekerja sama dengan pakar industri.
Mereka juga akan memilih salah satu kajian pada ‘Laporan Kekuatan Indonesia 2024’ yang berfokus pada pembangunan ekonomi Indonesia. Indosat Ooredoo Hutchison dan Twimbit berharap dapat mendorong inovasi dan kerja sama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
*Artikel ini ditulis oleh Fadila Khairina Fachri, salah satu peserta program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom. Tonton video “Marcella ‘NKCTHI’ tidak peduli teknologi AI menggantikan pekerjaannya” (fay/fyk)