Jakarta –
Read More : Kronologi Paus Fransiskus Dirawat Intensif di RS Hampir Tiga Pekan
Semua orang tua ingin anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas dan sukses. Ternyata kecerdasan dan kesuksesan seorang anak bisa dipengaruhi oleh hobi yang digemarinya sejak kecil.
Sebuah penelitian menemukan bahwa ada dua hobi yang lebih menunjang kecerdasan anak dibandingkan aktivitas lainnya. Kedua hobi tersebut adalah olah raga dan membaca.
Dalam penelitian yang diterbitkan baru-baru ini, ahli saraf di University of Eastern Finland menemukan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu membaca atau bermain olahraga tim lebih cenderung menghabiskan lebih banyak waktu membaca atau bermain olahraga tim dibandingkan melakukan aktivitas lain, seperti permainan komputer tanpa pengawasan, video game. , atau aktivitas lainnya mengungkapkan bahwa mereka mengembangkan keterampilan berpikir lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang fokus pada aktivitas. permainan tidak terstruktur.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa anak-anak yang aktif membaca dan berolahraga memiliki kinerja lebih baik bila diberi makanan sehat.
“Peningkatan kualitas pola makan, olahraga, dan membaca dikaitkan dengan peningkatan kinerja kognitif,” tulis para peneliti, seperti dikutip CNBC International.
Para peneliti menemukan bahwa aktivitas fisik terstruktur, seperti olahraga, dapat meningkatkan kinerja otak anak. Temuan ini konsisten dengan penelitian serupa yang menganalisis hubungan antara peningkatan aktivitas fisik dan fungsi otak seperti kemampuan belajar dan memori.
Tak hanya itu, anak yang sering berolahraga cenderung tidak mengalami depresi dan lebih percaya diri. Di sisi lain, olahraga tim yang melibatkan interaksi sosial dapat meningkatkan kesehatan mental anak-anak.
Sebaliknya, anak yang senang membaca memiliki kreativitas, kesehatan mental, dan kemampuan berpikir yang lebih baik dibandingkan anak yang melakukan hobi lain.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Cincinnati Children’s Hospital menemukan bahwa anak yang sering membaca memiliki nilai tes kognitif lebih tinggi dibandingkan anak yang bermain gadget dan komputer.
Namun, tidak semua video game buruk bagi anak-anak. Beberapa diantaranya memiliki manfaat perkembangan bagi anak-anak, seperti peningkatan daya ingat, kesadaran spasial, dan bahkan keterampilan sosial. Saksikan video “KuTips: Gunakan Metode ‘RIDD’ untuk Atasi Anak Tantrum” (ath/kna)