Jakarta –
Read More : Gunung Fuji Tak Bersalju, Turis-turis Kecewa
Saatnya iguana bersarang. Anehnya, iguana bertelur di pemukiman atau resor wisata.
Melansir New York Post, 30 butir telur iguana ditemukan di sebuah kolam pada Selasa (23 April 2024). Apalagi, iguana jenis lain terlihat berlarian di dekat air terjun.
“Sebuah resor setempat menghubungi kami setelah menemukan seekor iguana di perosotan, tampaknya sedang mencari tempat untuk bertelur,” kata Michael Ronquillo, salah satu perwakilan Humane Iguana Control.
Dia mengatakan pilihan sarang iguana tidak biasa. Pasalnya iguana biasanya bertelur di kawasan hutan, hutan hujan, taman, sungai, danau atau rawa.
“Saat kami sampai di sana, iguana tersebut melompat keluar dan meninggalkan 30 butir telur di dalam kolam. Kami mendapat laporan bahwa iguana bersarang di tempat yang tidak biasa seperti kolam renang, di bawah rumput buatan, di bawah mobil,” ujarnya.
Ya, belakangan ini banyak ditemukan sarang iguana di pemukiman warga. Iguana menjadi lebih agresif dalam beberapa tahun terakhir, bahkan menghancurkan properti pribadi di Florida Selatan.
Mendekati iguana bukannya tanpa risiko. Hal ini berdampak serius bagi siapa pun yang mendekati reptil tersebut.
“Menghadapi iguana dapat mengakibatkan cedera tubuh dan risiko kesehatan karena cakar, gigi, dan ekor cambuknya tajam dan dapat mencapai kecepatan 30 mil per jam,” kata Ronquillo.
Ronquillo mengatakan iguana bisa membawa kutu, tungau, dan bahkan salmonellosis. Oleh karena itu, ia menyarankan siapa pun yang melihat iguana di alam liar untuk menghubungi pihak berwenang terkait dan tidak mendekati reptil agresif tersebut.
Musim kawin iguana di Florida Selatan biasanya terjadi pada bulan Februari hingga Maret. Bulan-bulan ini adalah masa pemijahan. Ronquillo mengatakan iguana bisa bertelur hingga 70 butir dalam setahun.
Saksikan video “Hukuman Penjara WWF Masih Terlalu Rendah bagi Pencuri” (wkn/fem)