Jakarta –

Read More : Ih, Halte Busway Senen Ubah Nama Jadi ‘Halte Senen TOYOTA Rangga!’

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan setidaknya memiliki sejumlah strategi untuk mewujudkan ekonomi biru. Setidaknya ada lima strategi untuk meningkatkan dan mempertahankan potensi kelautan Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan langkah tersebut diambil untuk memenuhi kebutuhan protein di masa depan. Pasalnya, populasi manusia di bumi diperkirakan akan terus bertambah sehingga berdampak pada kebutuhan protein yang berasal dari laut.

“Peningkatan jumlah penduduk berarti kebutuhan protein diperkirakan meningkat sebesar 70%.” Sumber proteinnya berasal dari biota laut,” kata Sakti pada Indonesia Aquaculture Business Forum 2024, Jakarta, Senin (29/04/2024).

Dikatakannya, setidaknya ada 5 implementasi yang dilakukan PKC untuk mewujudkan ekonomi biru. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah eksploitasi berlebihan yang sering dilakukan manusia.

Strategi pertama adalah perluasan kawasan perlindungan laut. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menjaga perikanan dan populasi biologis Indonesia.

“Pertama, memperluas kawasan konservasi laut. Saya sampaikan kepada anda semua pihak memahami pentingnya konservasi agar perikanan atau populasi hayati kita tetap terjaga dengan baik,” jelasnya.

Kedua, beliau menyebutkan pentingnya pengendalian penangkapan ikan di masa depan. Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah.

Penangkapan ikan ke depan harus mulai terukur dengan baik. Makanya dilindungi PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 11 Tahun 2023, dan sebenarnya demi kepentingan generasi mendatang agar bisa terus menangkap ikan dengan baik,” ujarnya. .

Yang ketiga adalah pengembangan tanaman laut, pesisir, dan darat yang berkelanjutan. Menurutnya, keberlanjutan penting untuk memastikan sektor ini terus memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.

“Ini harus menjadi masa depan negara ini. Kita harus menjadi champion di bidang akuakultur atau pertanian,” ujarnya.

Keempat, pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan guna menyeimbangkan keberlangsungan wisata bahari agar tidak menimbulkan kerusakan.

“Musuhnya wisata bahari. Bukan berarti tidak boleh, tapi harus dijaga dengan baik, kalau tidak maka akan terjadi kerusakan yang besar,” ujarnya.

Terakhir, ia mengatakan pihaknya akan melibatkan para nelayan untuk bersama-sama membersihkan sampah plastik di laut dan pesisir pantai.

“Kami akan tingkatkan (pembersihan sampah plastik) antara 5 sampai 10 tahun agar Indonesia tidak menjadi negara yang banyak sampahnya,” tutupnya. Saksikan video “Detik-detik Kapal Penangkap Ikan Ilegal Ditangkap Petugas PKC” (akn/ega)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *