Jakarta –

Read More : Indonesia Game Festival 2024 Dibuka, Hidupkan Industri Gaming

Pusat Penelitian Ekonomi dan Hukum (Celios) melaporkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah pekerja yang mendapatkan upah minimum wilayah (UMP). Dalam penelitian ini, Celios mengungkapkan bahwa persentasenya meningkat secara dramatis menjadi 84% dari 2024 dibandingkan dengan 2021.

Jika dijelaskan secara rinci dari Celios Data Processing Office (BPS), maka Indonesia memiliki gaji hingga 109 juta karyawan dari tahun 2024. Sementara itu, hingga 2021, 83 juta penduduk Indonesia dibayar di bawah UMP.

“Kami menemukan bahwa persentase pekerja yang menerima upah di bawah UMP telah meningkat secara dramatis dari 63% pada 2021 menjadi 84% pada tahun 2024,” AFP mengutip peneliti daratan CLIOS pada hari Sabtu (5/31/2025).

Tidak hanya itu, Barra juga mengatakan bahwa sejauh ini, versi pemerintah dari data pengangguran belum sepenuhnya dimasukkan dalam data pekerja di sektor informal. Selain itu, bahkan jika itu terkait dengan pembuatan kebijakan, tidak ada banyak data untuk diteruskan ke publik.

Secara khusus, Celios menyarankan agar pemerintah mengukur kemiskinan dengan mengadopsi pendekatan berbasis pendapatan untuk menjelaskan lagi bagaimana metode pendapatan dasar yang digunakan setelah memenuhi kebutuhan dasar dan tanggung jawab dasar (pendapatan yang dapat disediakan).

“BPS kemiskinan -yang masih didasarkan pada dua pilar lama: garis kemiskinan berdasarkan kecukupan kalori dan kesejahteraan konsumsi. Ini adalah cara terbaik di tahun 1970 -an, tetapi tidak dapat mengambil kompleksitas kemiskinan modern,” kata Wahyudi Aquar, direktur kebijakan media, direktur kebijakan media.

Media mengatakan pendekatan yang digunakan oleh BPS gagal mewakili tantangan saat ini seperti keberadaan beban utang, kesetaraan dalam akses ke layanan publik, dan tekanan keuangan pada keluarga kelas menengah.

“Keluarga yang bertanggung jawab atas hutang pinjaman atau harus menjual tanah biasanya tidak dicatat sebagai lebih rendah. Sebaliknya, penggunaannya yang tinggi dipandang sebagai tanda kesejahteraan,” kata media. (FDL/FDL)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *