Yakarta –
Read More : Epic Games Kasih Dua Game PC Gratis dan Diskon Pembelian Hingga 90%
Harga emas telah meningkat cukup tinggi dalam seminggu. Saat ini, harga emas telah meningkat dari Rp 2.000 per gram ke level RP 1.662.000 per gram. Lihat prospek kenaikan harga emas, apakah sudah waktunya membeli atau menjual?
Presiden Futures Keuangan PT Doo Ariston Tjandra mengatakan bahwa prospek investasi emas di bar masih cukup baik di masa depan. Diharapkan bahwa kenaikan akan selalu terjadi.
“(Jual atau Beli) tergantung pada kebutuhan nyata. Tetapi tampaknya itu akan terus meningkat, karena perasaan masih positif,” kata AFP pada hari Sabtu (8/2/2025).
Ariston mengatakan bahwa kenaikan bilah harga emas dipecat oleh harapan pasar ketidakpastian ekonomi. Terutama karena respons pasar terhadap kondisi ekonomi global.
“Harga emas dari Antam pasti terkait dengan harga emas internasional, sangat dipengaruhi oleh agitasi ekonomi dunia. Oleh karena itu, ketika orang -orang khawatir, yah, pasar umumnya menjadi aset yang risikonya adalah tempat penampungan yang lebih rendah dan aman yang aman dan aman , “jelasnya.
Harga emas juga dipengaruhi oleh kebijakan yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk meningkatkan ekonomi negara itu. Menurutnya, aset diklasifikasikan sebagai perlindungan yang aman atau berisiko rendah, dolar AS (Amerika Serikat), emas dan Jepang.
“Ini akan memaksakan tingkat untuk negara -negara yang menyediakan aset mereka ke negara mereka, seperti Cina, Meksiko, Kanada. Mungkin ini dapat meluas ke negara -negara lain seperti Eropa,” jelasnya.
Dihubungi secara terpisah, analis mata uang dan produk Lukman Leong juga mengatakan bahwa hal yang sama terkait dengan prospek positif dari hadiah emas di masa depan. Menurutnya pada waktu itu untuk membeli emas, tetapi secara bertahap, dengan jumlah kecil.
“Kita dapat membeli sedikit sekarang, dan membelinya lagi, dan kita dapat membelinya lagi bahkan jika itu meningkat. Strategi ini disebut biaya rata -rata dalam dolar dan memadai ketika diterapkan untuk membeli aktif sudah tinggi tetapi masih, tetapi dia akan melakukannya Naik, “katanya.
Menurutnya, kenaikan harga emas dimotivasi oleh tanggapan pasar yang terkait dengan ketidakpastian ekonomi, geopolitik, perang. Selain itu, potensi perang dagang yang disebabkan oleh kebijakan Donald Trump juga menambah kekhawatiran pada pertumbuhan ekonomi.
“Kenaikan dalam seminggu (harga emas) juga telah dibantu oleh melemahnya dolar AS untuk menanggapi penundaan suku bunga Trump di Kanada dan Meksiko,” pungkasnya.
Untuk informasi lebih lanjut, harga emas Antam dicatat lebih tinggi dari minggu lalu, kenaikannya adalah Rp 38.000 per gram sejak Sabtu lalu lalu dengan Rp 1.624.000 per gram untuk Sabtu ini Rp 1 662.000 per gram. (Disana / fdl)