Jakarta –
Read More : Bank Bumn Bentuk Investasi Di Afrika, Bisnis Indonesia Merambah Global
Harga nasi dunia sekarang turun tiba -tiba. Kepala Badan Nasional untuk Badan Makanan (Bapanas) ARIF Prasety Adi juga menjelaskan status beras domestik.
Arief mengatakan bahwa harga beras domestik saat ini relatif stabil. Ini karena pemerintah terus mempertahankan harga pangan dari hulu.
Arier menekankan bahwa pemerintah mempertahankan harga sereal pada petani di BUMN. 6 500 / kg. Meskipun dalam dua bulan ke depan, diasumsikan bahwa produksi biji -bijian jatuh, diperkuat bahwa pemerintah akan mempertahankan harga sereal pada petani.
“Jika harga beras di Indonesia sekarang relatif stabil, tanaman ini menyimpan penghargaan yang sangat baik pada petani yang baik, mereka menyatakan harga konsumen yang baik,” kata Arief setelah berpartisipasi dalam keseimbangan makanan, Jumat (17.5.2025).
Adapun harga yang menurun dari beras dunia, Arief dijelaskan untuk bergantung pada aplikasi dan pengiriman global. Dua tahun lalu, India menghentikan ekspor beras untuk memenuhi kebutuhan domestik. Situasi ini telah meluncurkan kenaikan harga beras dunia yang terkait dengan efek El Nino.
Kemudian India baru -baru ini membuka ekspor beras. Namun, bagaimanapun, Indonesia tidak lagi memakai nasi.
“Ini berarti bahwa pasar terbuka lebih cepat, Indonesia tidak memberikan sebanyak sebelumnya, jenuh. Jenuh berarti penurunan harga. Harga yang tercatat adalah sekitar 390 hingga $ 460 per metrik.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Indonesia sekarang telah berkomitmen untuk tidak mengizinkan beras. Akibatnya, harga beras dunia dikatakan berkurang.
“Sebelumnya pada saat itu, kami mengimpor 460 ton (Rp. 7,6 juta / ton (Rp. 16 581)).
Juga, lihat di sini “Bapanas meminta publik untuk menghentikan makanan”:
(ACD / ACD)