Birmingham –
Read More : Anomali Man City yang Tak Kunjung Bisa Bangkit
Ucapan Erling Haaland kepada Mikel Arteta untuk ‘tetap rendah hati’ terdengar seperti ‘kutukan’. karena setelah dia jatuh Belanda dan kota Manchester.
Haaland kembali kehilangan ketenangan saat City memasuki laga pekan 17 Liga Inggris 2024/2025, Sabtu (21/12/2024) malam WIB. Holland tak bisa berbuat banyak untuk menghentikan kekalahan timnya saat bertandang ke markas Aston Villa.
City yang tertinggal dua gol hanya mampu membalas satu kali melalui Phil Foden di penghujung pertandingan. Di saat yang sama, Holland tidak memukul bola dalam 90 menit!
Hal ini meneruskan catatan buruknya dalam tiga laga terakhir. Karena Haaland hanya menyelesaikan 19 operan per pertandingan, dia bisa mencetak gol, membantu, dan bahkan mencetak gol.
Dia bahkan punya 22 karung. Itu tentu saja bukan statistik yang bagus untuk seorang pemain yang mencetak setidaknya 30 gol dalam dua tahun di kota tersebut.
Pengalaman Haaland mungkin menjadi karma ketika ia menantang Israeletta untuk “tetap rendah hati” setelah Manchester City bermain imbang 2-2 dengan Arsenal pada September lalu.
Setelah itu, Haaland hanya mencetak delapan gol dalam 19 pertandingan, sedangkan Manchester City mencatatkan dua belas gol tanpa kemenangan di periode yang sama. Meski Haaland tampil sangat tajam musim ini, City tidak terkalahkan dengan 10 gol dalam tujuh pertandingan.
Soal performa Haaland, Pep Guardiola sempat membelanya sebagai manajer City. City dipandang lebih buruk tanpa pemain Norwegia itu.
“Saya tidak setuju dengan dia (Haaland mengakui dia tidak tampil bagus) dan jika dia tidak bermain, keadaan kami akan lebih buruk,” kata Guardiola kepada Sky Sports.
Tonton video ini: Pidato Guardiola ke Madrid: Haaland menang, Messi menang Ballon d’Or
(mrp/mrp)