Jakarta –

Read More : Kane: Inggris Layak Sandang Status Unggulan di Piala Eropa 2024

Presiden AS Donald Trump diminta untuk mengubah nama Meksiko di Amerika Serikat. Google Maps siap menyadari keinginan itu.

Dilaporkan dari CNBC pada hari Selasa (28/28/2025) Google mengatakan akan mengubah nama Teluk di Meksiko di American Bay. Selain itu, nama Gunung Denali juga akan berubah di Gunung McKinley.

Dua perubahan diikuti oleh penandatanganan perintah eksekutif Presiden Donald Trump minggu lalu untuk perubahan komunikasi pemerintah dan federal. Jika itu terjadi, Google akan mengikutinya.

“Kami menerima beberapa pertanyaan tentang nama di Google Maps. Kami memiliki kebiasaan lama terkait dengan menerapkan perubahan nama jika ada perubahan pada sumber resmi pemerintah,” kata Google.

Google mengatakan nama Mexico Bay tetap menjadi teluk di Meksiko ketika dilihat dengan Google Maps dari Meksiko. Pengguna dari negara lain akan melihat dua nama mereka sekaligus.

Trump mengatakan bahwa ia memiliki rencana untuk mengembalikan nama Gunung Denali di Alaska dengan nama Gunung McKinley, dengan nama mantan presiden AS. McKinley, menurut Trump, dikreditkan dengan membuat Amerika kaya akan berbagai tarif pajak dan bakat.

Dia adalah Presiden AS Barack Obama yang mengubah nama McKinley Mount Mount Denali pada tahun 2015. Nama ini menghormati budaya dan berasal dari Alaska. Periksa video “Video saat foto di Google Maps adalah bukti solusi polisi dapat dibunuh” (kesalahan/agt)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *