Jakarta –

Read More : Pabrik VinFast di Subang Tahun Beres Tahun Ini

Goodyear mulai berinovasi pada ban tubeless. Ketersediaan teknologi baru ini dapat memberikan manfaat bagi konsumen, misalnya dengan tidak perlu khawatir dalam memeriksa tekanan udara pada bannya, misalnya. Kira-kira kapan bisa masuk ke Indonesia?

Goodyear mengembangkan ban non-pneumatik (NPT) atau ban tubeless. Mulai tahun 2021, ban tubeless akan digunakan untuk mobil otonom di lingkungan perkotaan. Drone tersebut diuji dalam program Ultimate Urban Circulator (U2C) yang dijalankan oleh Otoritas Transportasi Jacksonville (JTA).

Saat itu, ban NPT dipasang pada pesawat ulang-alik otonom Olli berkapasitas delapan tempat duduk untuk penggunaan lokal. Sebelumnya, Goodyear Motors telah bekerja sama dengan Motors untuk mengembangkan teknologi ini selama tiga tahun terakhir, mencapai beberapa sasaran kinerja termasuk beban, kecepatan, dan daya tahan.

Kemudian, pada 18 Januari 2022, Goodyear mengumumkan bahwa Starship Technologies telah mengembangkan dan menguji ban NPT untuk robot kurirnya.

Starship Technologies, yang dibawakan oleh Response, adalah salah satu perusahaan modal ventura Goodyear. Perusahaan ini sedang mengembangkan robot otonom untuk pengiriman barang dari pintu ke pintu, termasuk bahan makanan.

Perusahaan ini dikatakan mengoperasikan lebih dari 1.000 sistem dan telah menempuh jarak jutaan kilometer di seluruh dunia. Secara total, robot kurir Starship dikatakan telah melakukan lebih dari 2 juta pengiriman ke pelanggan di seluruh dunia.

Kapan drone ini akan tiba di Indonesia?

“Sebenarnya kita harus kembali lagi untuk masuk ke Indonesia.” Apakah OEM atau APTM siap atau tidak. Kami ikuti saja. Faktanya, Goodyear sudah memiliki ban tubeless, dan kami sudah memilikinya. Kalau smart ban sudah siap 5-10 tahun lalu,” ujarnya.

Ia mengatakan produk tersebut sedang dalam tahap konsep sebelum diproduksi massal. Misalnya saja pada mobil listrik andalan Lexus, mobil konsep LF-30 yang menggunakan ban Goodyear yang dibuat khusus untuk mobil listrik.

“Kita punya kendaraan listrik untuk 2018-2019. Implementasi massal akan lebih mudah dibandingkan pengembangan sebelumnya. Kita sudah punya aero wheel, jadi benar-benar persiapan pasar, persiapan mobil masa depan.”

“Iya tunggu sampai siap dipasarkan,” ujarnya.

Teknologi ban tanpa udara tidak hanya dikembangkan oleh Goodyear. Beberapa waktu lalu, merek ban asal Jepang Bridgestone meluncurkan ban unik yang mendekati versi produksinya.

Ban berkonsep bebas udara memiliki struktur yang sangat unik. Masyarakat tidak perlu lagi memberi angin pada bannya. Struktur ban terbuat dari resin termoplastik dan semua bahan di dalam ban didaur ulang. Bridgestone mengklaim ban tubeless dapat membantu mengurangi emisi karbon.

Teknologi drone milik Indonesia dikembangkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kodiklat TNI AD. “Review Toyota Fortuner 4×4 GR Sport: Tampilan Lebih Keren, Fitur Lebih Dermawan!” (kering/kering)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *