Jakarta –
Read More : Serbu! Diskon Melimpah 50% + 20% di Transmart Full Day Sale Hari Ini
Setelah mengkritik Presiden Yoon Suk Yeol atas upayanya menerapkan darurat militer pada awal Desember 2024, Bank Sentral Korea Korea atau Bank Sentral Korea (Korea) mengadakan pertemuan Komite Keuangan.
Pertemuan tersebut diadakan untuk menjaga keamanan pasar keuangan dan bursa Korea. Pada pertemuan tersebut, Pemerintahan Sementara dan Bank Sentral Korea berjanji untuk mengambil tindakan segera untuk menjaga stabilitas pasar.
Dalam siaran persnya, bank sentral Korea Selatan mengakui bahwa tekanan yang berfluktuasi pada pasar keuangan dan bursa telah mereda. Hal ini terjadi karena tindakan cepat dan efektif yang diambil oleh pejabat pemerintah dan bank sentral Korea Selatan untuk menjaga keamanan pasar.
Pada hari Minggu, 15/12/2024, manajemen Bank Sentral Korea Selatan menulis: “Selama dua periode terakhir, sistem perekonomian telah dikelola dengan baik berdasarkan proses kebijakan, dan dampaknya kecil meskipun terjadi peningkatan. kebijakan.”
Bank of Korea juga memastikan bahwa kebijakan keuangan dan ekonomi yang kuat diterapkan secara efektif melalui kontrak Bilateral. Dengan cara ini, bank sentral Korea Selatan berharap dapat meyakinkan para pemasar mengenai sistem keuangan yang lebih independen dan efisien.
Jika gejolak politik ini berlangsung lebih lama dibandingkan tuntutan hukum sebelumnya, bank sentral Korea Selatan memperkirakan dampak ekonominya akan lebih besar.
Untuk memitigasi krisis ini, bank sentral Korea Selatan telah berjanji untuk mengambil tindakan tegas untuk mengurangi dampak ekonomi dari kerusuhan politik.
“Bank sentral Korea Selatan berencana mengambil tindakan tegas untuk mencegah kekacauan di pasar keuangan dan bursa, menggunakan semua upaya yang tersedia melalui kerja sama dengan pemerintah,” kata bank sentral Korea Selatan dalam sebuah pernyataan. (kilo/kilo)