Jakarta –

Read More : Kasus COVID-19 di Singapura Naik 90 Persen! Vaksinasi ‘Digas’ Lagi

Era teknologi digital yang semakin pesat semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi melalui perangkat, salah satunya adalah telepon genggam. Informasi yang terus berubah juga berdampak besar pada perangkat ini.

Menurut studi Mobile 2024 yang dirilis perusahaan analitik Data.ai, masyarakat Indonesia menghabiskan rata-rata 6,05 jam sehari. Indeks ini merupakan yang tertinggi dibandingkan 19 negara lain di dunia mulai dari Asia, Amerika, dan Eropa.

Penggunaan ponsel secara berlebihan bisa menjadi salah satu penyebab gangguan penglihatan seperti minus, plus dan minus. Gangguan penglihatan ini sebenarnya disebabkan oleh faktor genetik. Namun penggunaan perangkat seperti ponsel terlalu lama juga bisa berdampak.

Masalah penglihatan kini tidak hanya terjadi pada orang lanjut usia, namun juga pada anak-anak yang sudah terbiasa menggunakan gawai sejak dini. Dampak dari gangguan penglihatan yang tidak diobati bahkan bisa berujung pada kebutaan.

Dunia kesehatan telah menemukan solusi berupa LASIK (laser vision Correction) yang menggunakan teknologi laser untuk mengatasi kelainan refraksi. Ada beberapa pilihan pengobatan ini, dan salah satu yang paling populer adalah Trans PRK.

Trans PRK Lasik merupakan prosedur bedah laser superfisial yang tidak melibatkan flap (transfer jaringan). Lapisan pertama kornea (epitel) dihilangkan dengan laser, kemudian laser yang sama memfokuskan sinar ultraviolet dingin untuk mengirimkan pulsa laser berenergi tinggi guna memulihkan kornea sehingga kesalahan refraksi terkoreksi.

Lasik Trans PRK menjadi pilihan banyak atlet dan calon ASN karena prosedurnya sederhana, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak menimbulkan bekas luka, hasilnya sangat baik, dan biayanya terjangkau.

Imam Dokter Spesialis Mata Utama di Yogyakarta menawarkan layanan Lasik Trans PRK hanya dengan Rp 14 juta, jauh lebih murah dibandingkan prosedur LASIK lainnya di Indonesia antara tanggal 10 Oktober hingga 12 Desember 2024.

Pasien dari berbagai daerah seperti DIY dan Jawa Tengah sudah merasakan langsung hasil pengobatan Trans PRK sehingga memudahkan aktivitas sehari-hari dan bebas dari kacamata dan lensa kontak.

Informasi lebih lanjut mengenai Lasik Trans PRK dapat Anda peroleh melalui akun Instagram @klinikutamamatadr.imam dan WhatsApp 08994846611. (Promosi Konten / Repositori Oftalmologi Imam Besar)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *