Jakarta –
Read More : Peringkat Wisata RI Naik di Dunia, Sandiaga Minta Tambahan Dana Rp 3 Triliun
Game Forsaken World 2 sudah mulai membuka masa non-registrasi pada tanggal 30 Agustus hingga 21 September 2024. Pendaftar bisa mendapatkan akses awal dan berbagai reward spesial.
Forsaken World 2 memberikan pengalaman bermain yang luar biasa dengan banyak fitur PvP yang menantang, pertempuran epik, dan mode epik seperti GvG dan mode pertempuran. Mengusung slogan “Fix Your Axe”, game ini mengajak pemainnya untuk kembali merasakan sensasi MMORPG klasik dengan sentuhan modern yang mendalam dan imersif.
“Melihat antusiasnya time trial CBT membuat kami berkeinginan untuk menghadirkan yang terbaik di Forsaken World 2. Tentunya saran dan masukan dari para pemain akan kami gunakan untuk perbaikan dan pengembangan, namun game ini akan lebih baik lagi jika game ini dirilis ke publik dalam waktu dekat,” kata Andrew Mogi, pimpinan VNGGames Studio Jakarta, dalam keterangan yang diperoleh detikINET.
Dengan melakukan pra-registrasi, pemain dapat menikmati Forsaken World 2 lebih awal dan berkesempatan memenangkan hadiah spesial berdasarkan jumlah pra-registrasi yang dicapai. Berikut penghargaan yang dapat diperoleh:
● 250.000 Prapendaftaran: Batu Tempa Ilahi5, Batu Peningkat Kelas 110, Batu Terobosan Kelas 1*5● 500.000 Prapendaftaran: Token Bos Liar2, Pesanan Penyegaran Bos Liar2● 1.000.000 Prapendaftaran: Medali Perak,00000 KristalDaftar: Judul: Calindor Forerunner1, Bound Soul Crystal500 , Crystal*20.000● 2.000.000 Prapendaftaran: Blazing Warhammer1, Infusion Essence5.000
Selain pendahulunya, Forsaken World 2 juga menghadirkan FaceMorph Fiesta dengan menggunakan teknologi AI. Dalam hal ini, pemain dapat menggunakan teknologi AI untuk membuat fitur sesuai dengan karakter yang ada di dalam game. Caranya mudah, cukup upload foto diri, pilih kelas dan bagikan hasilnya ke media sosial untuk memamerkan keunikan karakter yang kamu buat.
Game ini juga menyediakan mode PvP yang seru dan menantang. Pemain dapat menguji kekuatan dan strateginya melawan pemain lain baik dalam pertandingan tim maupun solo. Simak video “Menparekraf Sebut 99% Industri Gaming Indonesia Masih Dikuasai Asing” (asj/asj)