Jakarta –

Pegawai negeri sipil (PNS) Malaysia akan menerima kenaikan gaji sebesar 13%. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Desember 2024.

Anwar mengatakan, kenaikan gaji pegawai negeri sipil ini akan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Malaysia. Pertumbuhannya sebesar 10 miliar ringgit (US$2,09 miliar) atau 33,8 triliun ringgit (16.192 rupee) per tahun.

Pemerintah Malaysia sendiri sudah lama tidak menaikkan gaji PNS. Kebijakan revisi upah terakhir terjadi sekitar 12 tahun lalu, dengan kenaikan gaji karyawan sebesar 13% saat itu.

Anwar seperti dikutip Channel News Asia, Rabu (1/5/204) mengatakan, “Dengan defisit saat ini, utang kita sangat besar, tapi kita harus memikirkan serius kesejahteraan pekerja kita.”

Anwar yang sebelumnya menjanjikan reformasi gaji “terbaik” bagi PNS mengatakan, mulai tahun ini, penghasilan kotor PNS sebesar 2.000 ringgit atau Rp. 6,8 juta (kurs Rp 3.404) konon lebih dari itu.

“Saat ini, penghasilan kotor minimum pegawai negeri adalah RM1.765 (Rs 6 juta). Kami akan memperkenalkan kriteria dan langkah-langkah baru. Pendapatan kotor minimum termasuk tunjangan adalah RM2.000,” kata Anwar.

“Semula rencananya Januari tahun depan bisa dilaksanakan, tapi gaji mereka baru bisa dilaksanakan Desember,” imbuhnya.

Menurut Anwar, reformasi sistem pembayaran pegawai negeri sipil akan menjadi skema pembayaran yang paling komprehensif dan terbesar yang mempengaruhi keuangan pemerintah Malaysia.

Namun, dia menegaskan, tidak akan ada penghargaan atau kenaikan pangkat bagi PNS yang berkinerja buruk.

“Kalau mereka malas atau sering datang terlambat ke kantor, harus menunggu. Kalau tidak punya rekam jejak yang bagus, mereka tidak akan memberikan penghargaan,” ucapnya.

Secara terpisah, Menteri Sumber Daya Manusia Steven Sim juga menjelaskan pemerintah menghormati semua kelompok pekerja. Ada program berbeda untuk sektor berbeda.

Dia mencontohkan program kebijakan upah progresif yang bertujuan untuk meningkatkan upah rata-rata pekerja sektor swasta.

“Bagi kami, pegawai negeri berada di garis depan. Jika kita ingin perekonomian negara kita tumbuh, kita perlu menciptakan lapangan kerja yang lebih baik dan memiliki tenaga kerja yang lebih efisien,” kata Stevens.

Oleh karena itu, pemahaman dan apresiasi terhadap pekerja nasional tentunya akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus menjalankan tugasnya demi pembangunan perekonomian nasional, tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintahan Serikat Fahmi Fadzil mengatakan rincian kebijakan gaji PNS akan diumumkan pada Oktober sebagai persiapan APBN 2025. (rd/rir)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *