Jakarta –

Read More : China Kembangkan Robot Anjing Untuk Bantu Tunanetra

Kepala Staf National Catering Agency (BGN) Dadden Wegea Herka dari Duty (Tukin) dari tugas dari layanan. Kondisi ini masih turun pada anggaran pengeluaran karyawan.

Awalnya, Denmark menjelaskan bahwa tahun ini dibutuhkan atap anggaran Rp 71 triliun. Implementasi jumlah ini saat ini 2,38 triliun atau 3,36%.

Jumlah ini terdiri dari 0,1% dari anggaran pengeluaran karyawan. RP 386,87 juta dari atap pertama. 3,52 triliun. Daddan mengatakan satu adalah salah satu alasan juara rendah karena karyawan BGN belum menerima upah.

“Anda harus tahu 0,1% untuk menggunakan 0,1%,” Art Grain, Denmark, Denmark, Denmark, Selasa (6/5/2025).

“Oleh karena itu, masih lebih rendah dari karyawan, karena kami adalah gerakan pengembangan Indonesia, pelamar, kami dibayar bulan ini atau bulan depan,” lanjutnya.

RP 4,16% atau RP 57,35 triliun atap awal pada Rp 57,35 atau RP 2,38 triliun. Setelah itu, biaya modal diterapkan 0% karena masih dalam tahap perencanaan. Tunjangan hasil tidak dibayar

Pada saat yang sama, saat disetujui dengan membayar, tidak dibayar, tidak membayar karyawan, tetapi Tukin. Tukin ini akan dibayar hanya setelah mengatur Prabowo Subithato yang ditandatangani oleh Presiden.

“Semua layanan selesai. (Karyawan Tukin) Untuk menghentikan persfes. Jadi kami diberikan dalam Peraturan Presiden. Saya diberikan melalui pelakunya. Kemarin saya adalah paraf.

Ini menjelaskan bahwa BGN adalah badan baru yang harus mencakup hak keuangan termasuk Tukin. Selain itu, ada Kementerian Dalam Negeri, tidak lebih banyak karyawan BGN di lembaga lain, itu masih tidak memancing ketentuan ini, dan tidak ada tautan.

“Masing -masing dari mereka telah pindah dari IPB dari ekonomi, dari pendidikan tinggi lainnya. Tapi sekarang parpipes masih sekarang,” jelasnya.

โ€œLihat juga video: Pernyataan dari Menteri Keuangan tidak menerima semua dosen ASN.

(SHC / ARA)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *