Jakarta –
Read More : Mbappe di Masa Sulit, Deschamps Sebut Ada Faktor Fisik dan Mental
Indonesia Pt Toyota Motor Manufacturing (TMMIN) Membuka stasiun hidrogen Bahara atau pengisian hidrogen (HRS) di Caravang, Jawa Barat. Jadi, apakah itu tanda bahwa mereka meluncurkan mobil hidrogen di negara ini?
Nandi Lowant sebagai Direktur Presiden PT TMMIN mengatakan partainya saat ini memiliki mobil yang digerakkan mobil, Toyota Mirai. Bahkan, kendaraan telah ditampilkan beberapa kali di negara ini, baik untuk generasi pertama dan kedua.
Namun, dia mengatakan bahwa mobil hidrogen sedang dilakukan hari ini. Sebab, Kendaraan Tersebut Masih Sangan Baru Dan Ekosistemnya Baru Mulai Dibentuk.
“Kami sudah memiliki generasi Mirai 1 dan 2, kami akan menghargai, karena, seperti yang disebutkan, pertama -tama kami membutuhkan instruksi dan penelitian,” kata Nandy Lunianto ketika kami bertemu di Caravang, Jawa Barat, Selasa (2/2).
Nandi Secara Take bersama dengan Menehaska, Mobil Hidrogen Seperti Toyota Mirai Kemunckinan Besar Tak Akan Dijual Dalam Waktu Dekat. Kenaraan Baru Akan Melhlutur Ketik Ekosistem Suda Mulay Terbanun.
“Pendidikan diperlukan jika pengalaman di berbagai negara berusia 5-6 tahun, ya. Kemudian ekosistem sudah ada, yang penting dalam cincin tertentu tahun 2030, mungkin sudah (dijual). Jika truk muatan segera 2030,” katanya. Toyota membangun spbh di karavang
Proses pengembangan SPBH atau Toyota HRS berlangsung satu tahun dan mencakup berbagai pihak, termasuk pemerintah, ilmuwan, Brin, pertamina, PLN dan energi hidrogen Indonesia (IFHA).
Langkah Tersebut Dik Laim Untukung Upaya Pemerintah Dalam Mengadopsi Energi Hijau Dan Pengembanbandembangan Ekosistem Hidrogen Di Indonesia.
“Upaya ini merupakan langkah penting bagi Toyota ketika menerapkan solusi energi di masa depan yang lebih berkelanjutan. Toyota ingin memastikan bahwa teknologi apa pun dapat membantu mengurangi emisi karbon,” kata Nandy.
Toyota HRS adalah objek yang ditujukan untuk pengisian mobil berdasarkan hidrogen, seperti truk, mobil atau truk, penggunaan hidrogen, seperti bahan bakar kendaraan paling penting yang merupakan bagian dari kategori energi abu -abu.
Namun, di masa depan, Toyota akan beralih ke hidrogen hijau sebagai tujuan akhir. Ini dicapai dengan proses elektrolisis air melalui energi terbarukan. Transisi ini secara bertahap, karena hidrogen hijau masih membutuhkan infrastruktur dan teknologi yang lebih canggih, serta investasi besar. Tonton Video “Video: Alphard Lawy Driver dengan Pak Ogah di Searang, ini adalah alasan” (SFN/RGR)