Jarta –

Read More : Dimas Aditya Harap Karier Ngebut di 2025

Aktor Fachri Albar telah ditangkap kembali untuk kasus kecanduan narkoba. Ini harus diperlakukan untuk ketiga kalinya dengan hukum kasus serupa.

Bintang film Setan Maid dijamin oleh polisi di daerah Lebak Lusbus di Jakarta selatan pada hari Minggu, 4/20/2025.

Dalam penangkapan ini, tidak ada informasi ketika aktor berusia 43 tahun itu menggunakan kembali. Namun, polisi mengatakan Fachri Albar telah kembali untuk mengkonsumsi obat tak lama setelah menyingkirkan rehabilitasi dalam kasus obat kedua.

Untuk digunakan, rekan -rekannya mungkin sudah tahu bahwa orang yang bersangkutan bergabung dalam kasus yang sama. Setelah dihukum di masa lalu, ada kemungkinan bahwa kepala polisi Metro Jakarta Barat, tweed tweed Aditya Bennyahdi, Kamis (24/04/2025).

Ketika dia meminta Albar akan merehabilitasi penangkapan kali ini, polisi mengatakan kasus itu akan segera ditransfer ke jaksa penuntut dan pengadilan akan diputuskan.

“Kami memimpin tim untuk menyelesaikan file dan kami akan mengirimkannya ke jaksa penuntut,” Komisaris Pol Twear Aditya Bennyahdi. Katanya.

Ini bukan pertama kalinya untuk mengikuti barang -barang yang dilarang. Sepanjang karirnya, Fahri Albar telah bergabung dengan situasi yang sama tiga kali.

Kasus pertama direalisasikan pada November 2007 ketika pihak berwenang menemukan kokain di ruang pribadi di wilayah Cinere. Pada saat itu, bahkan Fahri Albar dimasukkan dalam Daftar Pencarian Umum (PDO). Namun, ia kemudian menyerahkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Hasil ujian mengatakan urin itu negatif dalam obat, sehingga kondisi PDO dibatalkan dan dinyatakan tidak bersalah.

11 tahun yang lalu, pada Februari 2018, Fachri Albar ditangkap lagi. Penangkapan dilakukan di rumahnya di Cirendeu, selatan Jakarta. Polisi memberikan sejumlah bukti, termasuk 0,8 gram metamphetamine, 13 zat Dumolida, pensil dan puntung ganja.

Baru -baru ini, Fachri Albar kembali untuk menangani undang -undang pada hari Minggu, 20 April 2025. Penangkapan dilakukan di rumahnya di wilayah Lebak Lubus di Jakarta selatan. Proses hukum sekarang kembali ke kasus terakhir. “Video: Alasan Penggunaan Obat Albar” Periksa video (AHS / WIVE)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *