Turin –
Read More : Beli Sepeda Rp 1 Juta Cuma di Transmart Full Day Sale
Fabio Kapello Empoli mengkritik motta thioge setelah kebangkrutan Juvenutus. Menurutnya, bus Bianconeri tidak bisa melebihi masalah timnya.
Musim ini, Yuven harus bermimpi memenangkan mangsa Coppa Italia. Klub wanita tua di final, Empoli berhenti setelah menang pada hari Kamis (2012/27/27).
Juvenutus Empoli adalah waktu yang normal untuk menarik empoli ke-1 di stadion Allianz. Poin tidak berubah sampai kemenangan, sehingga pemenang dapat ditentukan.
Empoli adalah pemenang hukuman 4-2. Dusan Vlaovich dan Kenan Yildiz tidak memasukkan bola ke gawang lawan.
Fabio Kapello mencatat kegagalan Juentus. Mantan pelatih Bianconer 2004-2006 Motta Thiogo percaya bahwa pasukan memiliki limbung, dan mereka percaya bahwa mereka melawan serangan.
“Empoli, jika Anda memiliki tim yang berbahaya, ketika ada terlalu banyak lawan, lawan terlalu sibuk,” tulis Kapello di Gazcetta Delo.
“Ini merupakan masalah moto yang belum terselesaikan: Juventus kurang seimbang, mereka lemah,” katanya.
“Melawan Empoli, juga berubah. Tim juga mencoba bermain dengan tepat. Namun, ia mencoba mempercepat permainannya. Namun, perubahan taktis ini harus dilakukan sebelumnya, “katanya.
Juventu akan berlomba di liga Italia setelah Italia hanya setelah Liga Italia dan Super Bowl Italia. Dusan Vlaovich bisa secepat mungkin musim ini, tempat keempat, 49 poin, 8 poin di belakang Milan. (Teluk / RAW)