Jakarta –
Read More : Banyak Proyek di IKN Bikin Tiket Pesawat ke Balikpapan Mahal!
Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan pihaknya siap membantu rencana investasi CEO Tesla Elon Musk di Indonesia. Pihaknya siap memberikan jaminan hak atas tanah untuk keperluan investasi.
Pria bernama AHY ini mengatakan pihaknya berperan dalam mengamankan investasi di Indonesia, salah satunya mengamankan hak atas tanah. Seringkali proses pengelolaannya salah dan berbelit-belit. Oleh karena itu, pihaknya akan membenahi hal tersebut, termasuk perizinan hak atas tanah.
“Sering dipertanyakan, kalau ada yang tidak beres jadi aduan. Rumit kenapa, nggak jelas kenapa. Nah, kita tidak mau itu terjadi, makanya kita benahi manajemennya, termasuk perizinan dan sebagainya. pada.” dia berkata. kata AHY dalam keterangan tertulis, Selasa (20 Mei 2024).
Menurutnya, yang terpenting dalam menciptakan investasi adalah dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena investasi dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan negara.
“Indonesia seharusnya tidak hanya mendapat atau mendapat tempat, tapi juga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian dan masyarakat kita. Jadi ini komitmen dan semangat Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.
Ia juga memuji peluncuran layanan internet Starlink Elon Musk di Puskesmas Sumerta Kelod, Denpasar, Bali. Ia mengaku senang investasi masuk ke Tanah Air.
“Sekali lagi, prinsip utamanya adalah jika ada tokoh-tokoh terkenal dan berpengaruh di dunia dan siapapun yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia, kami senang, tentu kami terima,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan isi pembicaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan CEO SpaceX Elon Musk. Dia mengatakan, beberapa rencana investasi didapat dari hasil negosiasi tersebut.
Salah satunya adalah investasi pada pusat kecerdasan buatan Eureka AI di Indonesia. Pusat AI di Indonesia nantinya akan bermitra dengan Grok AI, perusahaan serupa milik Elon Musk.
Eurika AI akan kita buat. Eurika itu pusat AI (kecerdasan buatan). Kemudian kita akan bermitra dengan Drop yang (Elon Musk) juga punya pusat kecerdasan buatan, kata Luhut, Nusa Dua, Badung, Bali, seperti dikutip detikBali. , Selasa (21/5/2024).
Selain itu, Jokowi dan Elon Musk juga membahas mobil listrik Tesla pada World Water Forum (WWF) ke-10. Luhut mengatakan mantan orang terkaya di dunia itu memandang Indonesia sebagai alternatif yang menjanjikan untuk berinvestasi pada mobil listrik Tesla. Meski demikian, mantan CEO Twitter ini tetap mengharapkan prospek bagus dari industri mobil listrik global.
Nantinya, rencana investasi pembuatan baterai dan landasan peluncuran rudal di Biak, Papua. Meski demikian, Elon Musk masih mempertimbangkan prospek masa depannya di Indonesia.
Tonton juga videonya: Elon Musk mengalami kerugian terbesar sepanjang sejarah
(das/das)