Jakarta –
Read More : Mentan Buru & Cabut Izin Distributor yang Jual Pupuk di Atas HET
Plt Direktur Utama Taspen Rony Hanityo Aprianto meyakinkan pihaknya mampu membayar iuran peserta. Meski ada dugaan kasus investasi fiktif yang melibatkan mantan Ketua dan Direktur Taspen Antonius NS Kosasih.
Seperti diketahui, Taspen merupakan perusahaan publik yang bergerak di bidang jaminan hari tua dan dana pensiun bagi pegawai negeri sipil (ASN) dan pegawai negeri sipil. Berdasarkan data Mei 2024, Taspen melayani 7.611.277 peserta.
“Dengan kasus yang menimpa Taspen saat ini, khususnya mantan Dirut PT Taspen, kami dapat meyakinkan peserta kami bahwa kami masih dapat membayar haknya. Baik THT (tabungan hari tua), JKK (jaminan kecelakaan kerja) atau JKM (jaminan kematian),” ujarnya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI Jakarta, Senin (24/6/2024).
Dia mengatakan, masalah ini sedang ditangani oleh pihak berwenang. Meski demikian, tambahnya, aset investasi lain perseroan masih relatif sehat.
“Suatu kejadian yang terjadi masih ditangani oleh penegak hukum, namun aset investasi kami yang lain masih tergolong sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, hal tersebut dibuktikan dengan rating yang diberikan lembaga pemeringkat. Oleh karena itu, pelayanan yang diberikan perusahaan juga tidak terganggu.
“Kami jamin hak-hak peserta baik itu THT, JKK, JKM, Insya Allah tidak akan diganggu pak,” ujarnya.
Ia melanjutkan, kualitas investasinya sendiri relatif baik. Hal ini terlihat dari hasil investasi atau imbal hasil investasi (YOI) yang lebih tinggi dibandingkan pasar.
“Kualitas aset investasinya sendiri untuk THT dan AIP (Akumulasi Iuran Pensiun) relatif baik pak. Karena kalau kita lihat misalnya, laba investasi kita masih di atas rata-rata pasar, rata-rata sektor,” ujarnya. … (acd/das)