Jakarta –
Read More : Jokowi Bakal Bangun Pasar di Mamasa Sulbar, Minta Pemda Siapkan Lahan
Startup unicorn di bidang perikanan, eFisheri mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya. Vice President Public Relations eFisheri Muhammad Chairil mengatakan keputusan ini diambil dengan hati-hati berdasarkan restrukturisasi dan perubahan strategi bisnis perusahaan.
“eFisheri hari ini mengumumkan penyesuaian struktur organisasi yang berdampak pada sejumlah karyawan. Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati berdasarkan restrukturisasi dan perubahan strategi bisnis perusahaan, dan eFisheri memahami dampaknya terhadap individu,” ujarnya. keterangan tertulis, Sabtu (27 Juli 2024).
Chairil menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh karyawan yang terkena dampak langsung dari keputusan tersebut.
“Pekerjaan, dedikasi dan kontribusi mereka sangat berarti bagi eFisery.” “Tanpa mereka, prestasi dan landasan kesuksesan eFishery tidak akan terbangun,” imbuhnya.
Terkait nasib pekerja yang terkena PHK, eFisheri memberikan dukungan berupa bantuan pencarian kerja, dukungan konseling, dan fasilitasi transisi.
Perusahaan yang didirikan oleh Gibran Huzaifah ini telah meraih status unicorn dengan pendanaan Seri D sebesar $200 juta pada tahun 2023. Pendanaan tersebut digunakan untuk mempercepat tujuan perusahaan dalam mengembangkan komunitas petani Indonesia, serta meningkatkan transaksi eFisheri.
Startup yang berbasis di Bandung ini bergerak di bidang penyediaan fasilitas teknologi, platform digital, dan e-commerce untuk budidaya ikan dan udang. eFisheri telah menjalankan bisnisnya sejak tahun 2013 sebagai pionir dalam mengembangkan solusi dan inovasi di sektor akuakultur, mendukung lebih dari 100.000 petambak ikan dan udang di 38 provinsi di seluruh Indonesia. (atau untuk)