Jakarta –
Read More : Aplikasi World Beroperasi Sejak 2021, Komdigi Bantah Lalai
Sirclo menyelenggarakan pameran e-commerce E-Commerce Expo 2024 yang diselenggarakan pada 24-25 September 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City.
Acara ini bekerja sama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan mengusung tema “Easing the Road to Reach, Together” untuk mempercepat pertumbuhan e-commerce dan ekonomi digital di Indonesia.
Lebih dari 70 pakar industri, 300 pengambil keputusan dan target 2.000 peserta akan berpartisipasi dalam acara tersebut, dan acara ini diharapkan dapat memperluas visi praktis, bertukar pikiran dan membangun sinergi antar pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, mitra, dan asosiasi. , pengecer dan aktivis teknologi.
“Perkembangan teknologi digital yang dinamis memerlukan kejelian dan tindakan proaktif untuk menciptakan inovasi. Khususnya transformasi digital pada sektor perdagangan, e-commerce memegang peran strategis dalam perekonomian digital Indonesia yang diprediksi akan terus tumbuh stabil di tahun-tahun mendatang,” kata Brian Marshal, CEO dan pendiri Sirclo kepada detikINET, Jumat (20/9/2024) dalam keterangan yang diterima.
“E-Commerce Expo 2024 merupakan bukti komitmen Sirclo dalam memperkuat ekosistem e-commerce dengan memberikan wawasan, kemampuan beradaptasi kepada para pelaku usaha untuk bersama-sama mengembangkan potensi ekonomi digital,” imbuhnya.
Ekonomi digital merupakan salah satu pilar terpenting yang diperkirakan menyumbang 19 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Sebab pada tahun 2030, ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan meningkat empat kali lipat atau mencapai Rp5,8 triliun.
Menyikapi hal tersebut, E-Commerce Expo 2024 juga akan menghadirkan berbagai gagasan penting mengenai tantangan dan peluang e-commerce ke depan. Selain kebijakan, tren, dan perilaku konsumen digital terkini, acara ini juga akan menyoroti inovasi terkini seperti kecerdasan buatan, cryptocurrency, dan keamanan informasi (cyber security) yang sangat penting dalam menjaga pertumbuhan ekosistem digital yang berkelanjutan.
“Industri digital, termasuk e-commerce, merupakan industri yang dinamis. Berbagi ide, pendapat, dan pengalaman sangat penting untuk memastikan ekonomi digital Indonesia berada pada jalur pertumbuhan yang tepat,” ujar CEO ideaEA Hilmi Adrianto. Saksikan video “Asosiasi E-commerce Indonesia Patuhi Revisi Permendag 50/2020” (asj/fay)