Milan –
Read More : Kata Calafiori soal Comeback dari Cedera Lutut
Inter Milan kembali meraih Scudetto berkat duet barisan depan yang mematikan. Sebelumnya Lautaro Martinez bersama Romelu Lukaku, kini bersama Marcus Thuram.
Inter mengamankan gelar Serie A ke-20 usai mengalahkan AC Milan 2-1 di San Siro, Selasa (23/4/2024) dini hari WIB. Francesco Acerbi dan Marcus Thuram membawa Inter unggul 2-0 sebelum Fikayo Tomori menyamakan kedudukan.
Inter telah mengumpulkan 86 poin dari 33 pertandingan, unggul 17 poin dari Milan yang berada di posisi kedua dengan lima pertandingan tersisa. Ini sekaligus menjadi Scudetto kedua Inter dalam empat tahun terakhir.
Banyak pemain yang menjadi tulang punggung Nerazzurri selama tiga tahun terakhir yang masih berada di skuad saat ini, termasuk Lautaro yang merupakan kapten tim. Inilah nama depan Lautaro setelah ditunjuk menjadi kapten baru menggantikan Samir Handanovic musim ini.
Lautaro memang menjadi salah satu pemain terbaik Inter yang meraih Scudetto dengan 23 poin dan 5 gol. Ia berduet dengan Thuram yang didatangkan secara gratis pada musim panas lalu.
Total keduanya mencetak 35 gol dan 16 assist, dengan Thuram masing-masing mencetak 12 dan 11 gol, Lautaro saat ini menjadi top skorer dan berpeluang menjadi Capocannonieri di akhir musim ini.
Lautaro unggul tujuh gol dari Dusan Vlahovic sebagai pesaing terdekat. Melihat sisa lawan Inter musim ini, kemungkinannya terbuka lebar mengingat hanya Lazio yang menempati posisi 10 besar dan sisanya di luar 10 besar.
Dalam meraih Scudetto pertamanya, Lautaro membentuk duo mematikan bersama Lukaku, mencetak 41 poin untuk pasangan tersebut. Lukaku mencetak 24 gol, sedangkan Lautaro menyumbang 17 gol.
“Gelar ini sangat berarti bagi saya, karena saya bisa membawa serta tim yang hebat dengan rekan setim yang spesial, untuk menjadi juara di Italia, ini adalah hal yang paling penting. Ini adalah segalanya untuk para fans, keluarga kami, para manajer, para staf. , semua orang bekerja di klub ini, kata Lautaro, menurut sepak bola Italia (mrp/yna).