Jakarta –
Read More : Rambah Bisnis Grosir, Trans Retail Mau Buka 10-15 Groserindo Lagi Tahun Depan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki beberapa kepala daerah yang belum mengetahui kondisi perekonomian daerahnya saat ini, terutama informasi inflasi dan harga komoditas. Bahkan, Jokowi-lah yang selalu khawatir untuk turun gunung ke kabupaten tersebut.
Ya, setiap berkunjung ke daerah, Jokowi selalu menyertakan kunjungan ke pasar. Namun Jokowi menyebut ada kepala daerah yang mengabaikan data inflasi.
“Kalau saya ke daerah pasti ke pasar. Pak Bupati, saya tanya inflasi bulan lalu berapa. Jadi mohon maaf kalau saya tidak bisa menjawab pertanyaan saya, masih ada satu dua ( mungkin ‘jawaban’),” kata Jokowi, Rabu (10/7/2024) saat membuka Rakernas Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia (APKASI).
Orang nomor satu Indonesia itu juga berpesan kepada para pengelola daerah untuk fokus pada data inflasi dan harga komoditas. Pengelola daerah dihimbau untuk rajin berkoordinasi dengan perwakilan Bank Indonesia dan perwakilan kelompok pengendali inflasi di daerahnya.
“Tolong, sebelum saya masuk ke daerah, tanya dulu ke BI, inflasinya berapa? Ke TPID inflasinya berapa? Saya pasti tanya, saya tanya soal harga. Beras, kacang tanah, cabai, itu yang sering naik,” tegasnya. Jokowi.
Jokowi juga mengatakan Indonesia memiliki pengendalian inflasi yang sangat baik. Inflasi dapat terkendali sebesar 2,5% hingga Juni 2024. Menurutnya, hal tersebut merupakan keberhasilan kelompok pengendalian inflasi internal dan daerah yang dikoordinasikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan pimpinan daerah.
“Inflasi terakhir yang bisa kita cek di bulan Juni adalah 2,5%, terima kasih bapak dan ibu, setiap Senin, setiap minggu mereka bertemu dengan Mendagri, tapi hasilnya ada,” pungkas Jokowi. (per tahun)