Jakarta –

Read More : Meksiko Larang Sekolah Jual Jajanan Cepat Saji demi Perangi Obesitas Anak

Seks, Dr. Dr. Doktor Boyke Dian Nouglaha mengatakan frekuensi pasangan gender berkurang dari 40 menjadi 60% selama Ramadhan. Temuan didasarkan pada studi di lokasi klinik.

Selama Ramadhan, banyak pasangan memilih untuk fokus pada ibadat dan sujud, menghabiskan lebih banyak waktu dengan Tawiyih dan sunat lainnya. Namun, banyak pasangan masih memiliki banyak pasangan, terutama mereka yang ingin berhubungan seks selama Ramadhan.

Dalam hal ini, Dr. Boyke menyarankannya setelah dia selesai berdoa.

“Ketika Anda telah selesai beribadah pada saat itu, misalnya, jika Anda pertama kali” pada hari Rabu, “kata Anda.

“Tetapi bahkan sampai fajar, dia bisa melakukannya sebelum fajar, lelaki itu beristirahat dalam penyembahan biasa,” kata Dr. Boyke.

Hal yang sama berlaku untuk wanita. Saat Anda bangun, kondisi wanita itu baru dan siap berhubungan seks.

Setelah akhir seks, mereka bisa mandi setelah junub atau mandi setelah pistol atau mandi. Video “Mitos atau Acara: lebih banyak antusiasme dengan orang yang mencintai” (Nafsi)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *