Jakarta –
Read More : Banyak Anak Muda Nonton Konser, Telkom Perluas e-Ticketing
Di tengah musibah yang dialami mantan Presiden AS Donald Trump, ia kembali diperbolehkan bermain di Instagram dan Facebook. Artinya Trump bisa menggunakan kedua media sosial tersebut setelah bertahun-tahun berpantang.
Induk kedua platform media sosial, Meta Trump, sebelumnya telah ditangguhkan akunnya karena keterlibatannya dalam upaya kerusuhan Capitol tahun 2021.
Seperti dikutip Mashable, Minggu (14/7/2024), Meta memberikan kebebasan kepada Trump untuk mengontrol akun Facebook dan Instagram miliknya. Kebijakan ini sejalan dengan konvensi Partai Republik minggu depan.
Sedangkan calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik adalah Donald Trump.
“Menghargai tanggung jawab kami untuk memungkinkan ekspresi politik, kami percaya bahwa rakyat Amerika dapat mendengarkan presiden masa depan dengan kesetaraan.” Akibatnya, mantan Presiden Trump tidak lagi menghadapi hukuman yang lebih tinggi sebagai calon dari Partai Republik. Penghapusan.”
Sementara itu, Metta mengatakan aktivasi akun Facebook dan Instagram Trump bersifat sementara. Meta dapat memberlakukan larangan jangka panjang jika Trump terbukti melakukan pelanggaran sekecil apa pun.
Keputusan Metta mengizinkan Trump menggunakan Instagram dan Facebook menuai kritik dari lawannya di Pilpres AS, Joe Biden.
Charles Lutwak, juru bicara nasional kampanye Joe Biden, mengatakan memulihkan akses ke akun Trump adalah “kesalahan.”
“Mereka memegang megafon untuk seorang rasis yang bonafide yang meneriakkan kebencian dan supremasi kulit putih dari atas atap dan mencoba untuk menargetkannya. Ini adalah serangan langsung terhadap keamanan dan demokrasi kita,” katanya. Tonton video “Trump: Saya tertembak peluru yang menembus telinga kanan saya” (agt/agt)