Yakarta –

Read More : Data Penerima Pupuk Subsidi Diminta Dibenahi Agar Tepat Sasaran

Menteri Bumni Erik Thahir membuka suaranya tentang penunjukan beberapa pejabat kementerian untuk diperintahkan untuk diperintahkan di Bank Nasional. Tujuan dari langkah ini adalah menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi program pemerintah, transparansi dan sinergi dengan kebijakan bank Bumn.

“Kami juga melihat bahwa kementerian kemarin jelas merupakan komposisi kegiatan Himbar sendiri untuk menjamin sinergi program pemerintah, tetapi masih ada transparansi publik,” kata Erik yang duduk di Bung Karno, Jakarta Tengah, Kamis (27/27/2025).

Erik mengatakan penunjukan pejabat kementerian sebagai komisaris beradaptasi dengan pendekatan bank. Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa Komisaris Erika, Bank Rakyat Indonesia (BRI), mencakup kecil dan setengah dari Kementerian Perusahaan (MME), diikuti oleh perwakilan dari Kementerian Perumahan dan Likuidasi.

“Misalnya, kami melihat BRI, bahwa, misalnya, ada perwakilan dari Kementerian Misi. Lalu kami melihat BTN bahwa ada perwakilan pemerintah perumahan. Sekarang tidak lebih dari sinergi,” katanya.

Selain itu, Eric Thahir mengatakan bahwa meskipun Komisaris HUMBAR memiliki pejabat kementerian, transparansi akan tetap di bawah pengawasan ketat Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan lembaga terkait lainnya.

“Tetapi masih diamati bahwa ada Kementerian Keuangan, BI dan yang lainnya,” katanya.

Berikut adalah beberapa pejabat kementerian yang menjadi Komisaris Bank Nasional:

Umkm Helvi Yuni Moraz Menteri: Komisaris Briwakil Fahri Hamzah Perumahan dan Komisaris Likuidasi: Btnwakil Energi dan Menteri Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung: Komisaris Perbankan Mandir Crescent dari Kementerian Sumber Daya Manusia.

Lihat pemberitahuan video โ€! SPT Laporan Pembatasan Tahunan Perluas hingga 11 Aprilโ€:

(ACD/ACD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *