Jakarta –
Read More : 5 Aktivitas Seru dan Menantang di Indofest 2024, Berani Coba?
China punya perkembangan toilet Tidak hanya merevolusi kebersihan tetapi juga menjadi tujuan wisata.
Ini adalah toilet di pusat perbelanjaan Deji Plaza yang terletak di perkantoran mewah dan pusat perbelanjaan di Xinjiekou, Nanjing, provinsi Jiangsu, yang merupakan rumah bagi objek wisata yang tidak biasa, toilet. Ya, benar, toiletnya.
Toilet di Deji Plaza dibangun untuk buang air kecil, mencuci muka, atau aktivitas ‘kuno’ lainnya. Namun toilet diciptakan lebih dari sekedar toilet untuk buang air besar.
Desain mewah, estetis dan berbeda di setiap lantai. detikTravel berkesempatan mengunjungi Deji Plaza di Xinjiekou dalam rangkaian Festival Budaya dan Pariwisata Internasional Anhui ke-14 yang diselenggarakan oleh China Dream bersama 14 agen perjalanan Indonesia, antara lain Antavaya dan Obadiah, Beyond Travelindo, dan Grande Tour pada 7 September 2024.
DetikTravel menyusuri toilet dari lantai dasar. Di lantai 1 dan 2, kamar tidurnya sama dengan kamar mandi kebanyakan di pusat perbelanjaan di Indonesia. Barulah saat menginjakkan kaki di lantai 3, barisan orang berdesakan menuju ruangan berlabel Toilet.
Masuk ke kamar mandi di lantai 3, ruangannya lebih mirip klub malam dengan lampu warna-warni di dindingnya yang gelap. Yang berbeda bukanlah deretan makan dan meja bundar di dalamnya, melainkan keran dengan cermin besar dan kamar mandi. Terdapat kamar mandi yang cukup besar, ternyata berisi dua loker untuk dewasa dan anak-anak.
Tak hanya itu, toiletnya juga dilengkapi tempat rias dan stop kontak yang banyak. Berbeda dengan di Indonesia, colokan listrik umumnya tidak disediakan di tempat-tempat umum di Tiongkok.
Shelvy, salah satu turis asal Indonesia, mengatakan: “Toiletnya bagus sekali dan relatif bersih. Bisa banget difoto, seperti di lantai dansa hahahaha.”
Toilet di lantai 4 mempunyai tema berbeda. Area ini berwarna putih dan lebih minimalis namun tetap memberikan kesan mewah.
Dinding putih pada kamar mandi tidak monoton melainkan bermotif bambu dan polkadot. Warna putih berpadu serasi dengan sofa merah berbentuk hati oval.
Salah satu wisatawan, Weni, 21, mengatakan toilet di Deji Mal selalu penuh. Ia mengatakan, kamar tidur dibangun agar pengunjung betah berada di tengah dalam jangka waktu lama.
“Ini merupakan destinasi wisata yang diminati wisatawan untuk dikunjungi. Banyak orang datang ke sini untuk ke toilet, bukan sekedar berbelanja,” kata Weni yang datang bersama adiknya.
Weni juga mengatakan, secara umum toilet di China saat ini, khususnya di Nanjing tempat tinggalnya relatif bersih dan jumlahnya banyak.
“Itu bisa dipengaruhi oleh perkembangan sosial,” ujarnya. Jadi khususnya toilet di Nanjing sekarang lebih bersih dan lebih banyak lagi.”
Tema toilet di lantai 5 juga tak kalah menarik. Di sini, pengunjung seolah diajak ke tempat nongkrong yang modern, lengkap dengan meja dan kursi colokan listrik, cermin, dan bentuknya yang serba melingkar. Di ujung lorong melingkar ada sebuah piano.
Ya, piano. Itu bisa dimainkan oleh siapa saja. Bergantian. Turis lain mengepung para pemain.
Belok kanan dan Anda akan melihat tempat cuci tangan serta toilet pria dan wanita berdinding polkadot. Untuk antrian disediakan kursi transparan berwarna biru dan merah.
Hingga lantai enam, toilet ini tampil paling mewah di antara lainnya. Toilet menghadirkan nuansa hutan hijau. Ada palem, kaktus dan berbagai tanaman hias.
Seperti toilet lainnya di tengah, juga terdapat sofa beludru dan bangku berbentuk kelopak. Sebuah sofa memisahkan kamar tidur pria dan wanita. Lalu ada meja rias lengkap dengan cermin besar dan bingkai bernuansa emas yang menambah kesan mewah.
Lampu dinding berbentuk bunga dan ornamen serangga menghiasi langit-langit, disusul dinding hijau dipenuhi tanaman yang menjulur dari jendela berjeruji. Padahal, lantai glossy memiliki pola mirip sayap kupu-kupu.
Mengutip berbagai sumber, toilet tersebut dirancang oleh C+Living, sebuah firma arsitektur yang berbasis di Shanghai. Mereka menciptakan lemari yang terinspirasi dari alam, mulai dari bunga, pepohonan, dan serangga.
“Kami merancang proyek ini dengan harapan untuk merayakan musim semi yang semakin jauh akibat krisis lingkungan saat ini,” kata Li Xiang, kepala desainer dan pendiri X+Living. Jadi kami memperkenalkan tema Spring Garden.”
Toilet tersebut juga memiliki ruang laktasi, toilet penyandang cacat, dan ruang orang tua-anak.
“Kami mengintegrasikan banyak detail fungsional kecil yang dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Misalnya, kami memiliki titik pengisian daya nirkabel di ruang ganti, sedangkan wastafel dirancang pada ketinggian berbeda untuk memenuhi kebutuhan orang dewasa dan anak-anak,” ujarnya. Saksikan video “Video: Banyak Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Prabowo di Beijing” (fem/fem)