Jakarta –

Read More : Terus Dicecar soal Transfer, Conte: Tanya yang Lain Dong!

Beberapa menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pagu acuan anggaran 2025 “terpotong” atau dianggap terlalu kecil dibandingkan tahun lalu. Untuk itu, mereka pun meminta bantuan Dewan Perwakilan Rakyat (RRC).

Diketahui, seluruh petinggi kabinet Indonesia akhirnya meminta tambahan anggaran. Namun, ada pula yang mengeluh bahkan protes sebelum meminta lebih. Berikut beberapa koleksinya. Lihut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Kelautan dan Perikanan

Salah satunya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Lihut Binsar Panjaitan, saat rapat kerja di Badan Anggaran (Banggar) DPRK, mengatakan Luhut sudah jenuh meminta tambahan anggaran kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. tapi itu tidak pernah terwujud. Ia juga menilai anggaran tersebut tidak proporsional dengan kerja Kementerian Koordinator Kelautan dan Perikanan secara luas dan turut meningkatkan pendapatan negara.

“Saya kira penyerapan anggaran Kemenko Marves cukup tinggi, tapi jujur ​​kita katakan Kemenko Marves anggarannya kecil, peminatnya banyak, kerjanya banyak,” Luhut. Dalam pertemuan dengan Otoritas Anggaran DPRK, Rabu (5/6/2024).

Pada tahun 2024, Kementerian Koordinator Kelautan dan Perikanan mendapat anggaran sebesar Rp342,9 miliar, tahun depan anggarannya turun menjadi Rp274 miliar atau Rp68,8 miliar. Ia juga meminta tambahan anggaran 2025 sebesar Rp 213,31 miliar kepada KHD Bangar. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Selain itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga protes saat rapat kerja dengan Komisi VI RDK RI (Raiker). Ia bahkan meminta DPRK mengundang Shri Mulya dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Bobot target investasi kementerian meningkat menjadi Rp1.850 triliun pada tahun 2024 dari Rp1.650 triliun, namun anggarannya dipangkas. Dari anggaran 2024 sebesar Rp1,2 triliun, anggaran 2025 hanya separuh dari Rp681 miliar.

“Bagaimana target investasinya bisa ditingkatkan menjadi 1800 triliun, anggarannya dikurangi dari 1600 triliun dengan anggaran lebih dari Rp 1,2 triliun. Sekarang meningkat (targetnya), tapi sudah ditingkatkan, tetapi anggarannya dikurangi. hingga Rp 600 miliar,” kata Bahilil, di Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Atas kondisi tersebut, ia pun meminta bantuan Komisi VI DPR RI untuk menyetujui tambahan anggaran tahun 025 dengan biaya Rp 889 miliar3. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPRK, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menyebut anggaran kementeriannya terus berkurang. Dibandingkan tahun ini, anggaran tahun depan mengalami penurunan sebesar 16% atau Rp300 miliar.

Anggaran kita dari 3 triliun menjadi 2,4 triliun, menjadi 2,1 triliun, menjadi 1,9 triliun. Sekarang menjadi 1,65 triliun. Jadi tidak ke mana-mana, pakai anggaran biasa, jelas Menteri yang akrab disapa Zulkhas itu rapat kerja dengan Komisi VI DPRK, Kamis (13/6/2024).

Alhasil, dia meminta tambahan anggaran sebesar 2,4 triliun. Dalam pemaparannya, Kementerian Perdagangan mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi untuk menambah anggaran tahun 2025 sebesar 2,4 triliun, sehingga anggaran Kementerian Perdagangan sebesar 4 triliun.4. Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyampaikan keluhan serupa karena anggaran tahun 2025 berkurang signifikan dari tahun 2024 sebesar Rp 1,8 triliun. Saat pertama kali melihat anggaran tersebut, ia mencoba berpikir positif. Dia berasumsi, nomor tersebut merupakan tipe atau tipe Kementerian Keuangan.

“Kalau kita lihat angka ini, kita mengira angka yang kita dapat adalah 1,7 triliun rupiah. Tadinya saya kira salah ketik, tapi ternyata nyata. Kami yakin akan kami perjuangkan. Untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif,” gedung KCD Sandi Indonesia, Rabu (5/6/2024).

Dalam agenda rapat kerja gabungan dengan KPK, nilai tersebut berkurang 49,96% dibandingkan pagu anggaran 2024. Alhasil, pihaknya mengajukan tambahan Rp3,5 triliun. Menteri PUPR Basuki Khadimuljono

Anggaran Kementerian PUPR juga berkurang signifikan dibandingkan tahun 2024. Pagu acuan tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp75,63 triliun, turun hampir 50% dari pagu tahun 2024 sebesar Rp149,74 triliun. Menteri PUPR Basuki bahkan mengajukan permintaan anggaran PUPR sebesar Rp 212,58 triliun pada tahun 2025

Mengapa anggaran 2025 hanya Rp75 triliun? Informasi dari Bappenas untuk memberi ruang bagi pemerintahan baru, kata Basuki saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di gedung PPK. 6/6/2024).

Kementerian ATR dan beberapa kementerian lain sudah meminta tambahan anggaran, berikut daftarnya: (shc/kil)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *