Jakarta –

Read More : Langit Israel dan Iran Sepi Pesawat di Aplikasi FlightRadar24

Penipuan online kini semakin kompleks dan beragam. Google juga terus memperkenalkan fitur keamanan baru untuk melindungi pengguna Android dari ancaman penipuan.

Masih dalam rangkaian acara Google I/O, Google mengumumkan sederet fitur keamanan dan privasi baru yang akan hadir di Android 15. Yang pertama adalah Live Threat Analysis yang merupakan pembaruan pada Google Play Protect.

Menurut pernyataan Google, Play Protect akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) pada alatnya untuk menganalisis indikator perilaku penggunaan terkait otorisasi akses sensitif dan interaksi dengan aplikasi lain.

Jika Play Protect mendeteksi perilaku mencurigakan, Google akan memindai aplikasi, dan pengguna akan diperingatkan tentang potensi kerentanan aplikasi. Jika perilaku mencurigakan terkonfirmasi, Play Protect akan menonaktifkan perangkat secara otomatis.

Untuk perlindungan langsung terhadap penipuan, Google memperkenalkan dua fitur baru, yaitu menyembunyikan kata sandi satu kali (OTP) dan pengaturan yang lebih ketat untuk melindungi informasi penting.

Di Android 15, kode OTP tidak akan ditampilkan di notifikasi, kecuali untuk beberapa jenis aplikasi seperti perangkat wearable. Menurut Google, hal ini dilakukan untuk memblokir salah satu vektor serangan yang biasa digunakan spyware.

Selain dua perlindungan di atas, Google juga sedang menguji fitur yang dapat mendeteksi pencurian ponsel menggunakan AI dan memperingatkan pengguna. Fitur ini akan ditenagai oleh Gemini Nano namun belum diketahui kapan akan dirilis ke pengguna.

Google akan memberikan perlindungan tambahan kepada pengguna yang sering berbagi atau berbagi layar dengan orang lain. Fitur baru ini dirancang untuk melindungi pengguna dari upaya rekayasa sosial yang sering dilakukan untuk mengakses informasi pribadi.

Ada tiga fungsi yang akan ditampilkan, yaitu untuk menyembunyikan notifikasi dan OTP saat berbagi layar, menyembunyikan layar saat memasukkan informasi seperti nama pengguna dan kata sandi saat login, serta untuk memilih konten aplikasi yang ditampilkan, seperti dikutip dari Otoritas Android, Kamis (16/12/2019) 5/2024).

Google juga telah mengumumkan sejumlah fitur keamanan seluler di Android 15. Salah satunya adalah fitur yang akan memperingatkan pengguna jika koneksi jaringan selulernya tidak terdaftar. Google mengatakan fitur ini dapat digunakan untuk memperingatkan pengguna jika ada penjahat yang memblokir lalu lintas internet atau mencoba mengirim SMS palsu.

Beberapa fitur ditargetkan untuk pengguna berisiko tinggi seperti jurnalis atau aktivis. Pengguna akan diperingatkan jika ada stasiun pangkalan palsu atau perangkat mata-mata yang merekam lokasi mereka menggunakan alat pendeteksi perangkat. Tonton video “Tulang manusia berusia 6.800 tahun ditemukan di Jerman” (vmp/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *