Leverkusen –

Read More : Kualifikasi Piala Dunia 2026: Messi Absen Bela Argentina

AS Roma disingkirkan Bayer Leverkusen dengan agregat 2-4 di semifinal Liga Europa musim ini. Pelatih Daniele De Rossi mengakui lawannya lebih kuat, namun menyayangkan cara timnya menerimanya.

Bermain di BayArena, Jumat dini hari (5/10/2024) VIB, Roma nyaris memberikan Granit Xhaka dkk. kekalahan pertama mereka musim ini setelah menang 2-0 berkat dua gol penalti Leandro Paredes. Mereka bermain imbang 2-2 setelah kalah 0-2 dari Roma di leg pertama.

Namun mentalitas pantang menyerah itu kembali ditunjukkan oleh tim binaan Xabi Alonso. Dua gol kemudian disusul bunuh diri Gianluka Mancini yang belum siap memblok sepak pojok pada menit ke-83, dan tembakan Josip Stanišić dari serangan balik di masa tambahan waktu.

Hasil imbang 2-2 di laga ini membuat Leverkusen melaju ke final dengan agregat 4-2. Tak hanya itu, mereka juga memperpanjang rekor tak terkalahkan musim ini menjadi 49 pertandingan, melampaui prestasi Benfica pada tahun 1965.

De Rossi hanya menyayangkan kehilangan sisa peluang meraih trofi musim ini. Namun, ia puas karena Roma sudah berusaha maksimal.

“Itu adalah penampilan yang heroik tapi Leverkusen kuat. Saya pikir performa kami di dua pertandingan itu bagus, hanya saja kami tidak punya banyak tembakan tepat sasaran dan terkadang itu bisa menjadi pembeda, tapi para pemainnya luar biasa,” kata De Rossi. . Sky Sport Italia setelah pertandingan.

“Baru dua hari lalu kami memberikan segalanya hingga detik terakhir melawan Juventus (di Serie A) dan kemudian malam ini kami melawan dengan kemampuan fisik dan mental yang luar biasa.

“Ketika bangkit dari ketertinggalan dua gol dan hampir mendapatkan keajaiban, mengingat belum ada yang berhasil mengalahkan mereka musim ini, sungguh menyakitkan melihat kami kebobolan gol seperti itu. Sungguh menyakitkan,” jelasnya.

Roma kini tinggal fokus ke Serie A. Mereka kini berada di peringkat keenam dengan 60 poin dan menyisakan tiga pertandingan. Giallorossi harus finis di peringkat kelima jika ingin lolos ke Liga Champions musim depan. Mereka sebenarnya masih bisa lolos jika finis di urutan keenam asalkan Atalanta mengalahkan Leverkusen di final Liga Europa. (adp/rin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *