Jakarta –

Read More : Spesial HUT RI, KAI Tebar Diskon Tiket hingga 50%!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal keterbukaan data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP Jokowi dan beberapa menteri bocor.

Jokowi langsung mengeluarkan perintah khusus kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk memitigasi hal tersebut. NPWP merupakan instrumen perpajakan yang dikelola langsung oleh Shri Mulyani melalui Direktorat Jenderal Pajak.

Tugas serupa juga diberikan Jokowi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Saya perintahkan Cominfo dan Kementerian Keuangan untuk melakukan mitigasi secepatnya. Termasuk BSSN untuk melakukan mitigasi secepatnya, kata Jokowi usai peresmian tol Kartasura-Klaten, Kamis (19/9/2024).

Jokowi juga menyebut kejadian serupa juga terjadi di negara lain. Banyak sekali masalah yang bisa menyebabkan hal ini, seperti lupa password pada akun penyimpanan data atau penyimpanan data pribadi.

Dan semua data itu bisa menyebabkan kesalahan kata sandi, atau banyaknya data yang disimpan di tempat berbeda sehingga menjadi ruang bagi peretas, jelas Jokowi.

Shri Mulyani mengikuti kasus tersebut. Penilaian tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Menurut Shri Mulyani, hasil evaluasi akan diumumkan kemudian oleh tim DJP dan IT.

“Sekarang sudah, saya sudah minta Dirjen Pajak dan seluruh pihak di Kementerian Keuangan untuk menilai permasalahan tersebut,” kata Sri Mulyani kepada wartawan hari itu di gedung DPR RI, Jakarta Pusat.

Nantinya akan diberikan penjelasan oleh Dirjen Pajak dan tim IT Kementerian Keuangan, lanjutnya.

Isu kebocoran data muncul setelah pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto mengungkapkan jutaan data NPWP dijual di forum ilegal. Informasi publik NIK, NPWP, alamat, nomor ponsel, email dll.

“Total 6 juta detail NPWP dijual sekitar Rp 150 juta. Detail yang bocor antara lain NIK, NPWP, alamat, hp, email, dll,” kata Teguh di akun @secgron X. Kutipan yang diedit untuk memperbaiki ejaan.

Teguh pun mengunggah tangkapan layar tersebut ke Breach Forums. Foto tersebut memuat nama pengguna Bjork per 18 September 2024.

Secara total, 6,6 juta item terjual di forum. Informasi ini bernilai sekitar US$10.000 atau Rp 152,96 juta (kurs Rp 15.296).

NPWP milik Jokowi, Gibran, Kesang, Menteri Komunikasi dan Informatika Shri Mulyani dan menteri lainnya juga telah terungkap dalam sampel yang diberikan pelaku, tweet @secgron. (benda/gambar)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *