Jakarta –

Read More : Jadwal Grand Final FFWS SEA 2024 Fall, Digelar Hari Ini

Badan Manajemen Investasi (BPI) oleh Power Anagata Nusantara (dan Antara) memeriksa peran mereka dalam ekosistem pasar modal. Salah satunya adalah penyedia likuiditas (LPS). BPI dan Antara termasuk 18 saham Bumn yang dicatat dalam perdagangan pasar modal Indonesia.

CIO BPI dan Pandu Sjahrir mengatakan bahwa partainya telah membuka ruangan sebagai penyedia likuiditas di pasar modal. Pasar modal saat ini dibagi menjadi dua elemen: transmisi harga saham dan saham dan saham atau nilai saham, yaitu H. Dua elemen milik investor.

“Sebenarnya, kami sedang berdiskusi. Kami yakin bahwa pasar modal dibagi menjadi dua bagian, obligasi dan keadilan. Dari hasil dividen, Pandu bisa menjadi salah satu (pasar modal) di luar sana.”

Menurut Pandu, alokasi dividen adalah yang tercepat di pasar modal. Namun, kami telah menunjukkan proyek utama untuk menetapkan dana investasi di antaranya.

“Tentu saja, yang tercepat pertama, ya, tentu saja di pasar terbuka. Tapi kemudian kita sudah memiliki proyek. Tadi malam Pak Prabowo juga berbicara dengan Qatar dan merujuk ke dana dan memimpin dana investasi dengan Qatar,” katanya.

Namun, Pandu tidak memberikan secara rinci apa yang akan dilikuidasi di sektor pasar modal. Dia mengatakan itu antara hari ini dan fokus utama untuk memperkuat investasi dan keuntungan SIE.

“Fokus yang paling penting, sederhana, kita akan kembali ke kembali, tetapi sekarang kita akan menjaga semua pemakai tikus dan saham TBK. Jika mereka tidak salah di pasar modal, ada lebih atau kurang 18.

Untuk memperhitungkan hal ini, pemerintah meluncurkan BPI dan Antara pada 24 Februari 2025. Lembaga manajemen investasi mengelola aset dari partisipasi modal nasional, yang dihasilkan dari dana cuci SIE, penyediaan properti negara dan properti saham nasional.

Mahendra Siregar, Ketua Dewan Layanan Keuangan (OJK), mengenang BPI dan Antara memprioritaskan praktik manajemen risiko yang baik dan tata kelola.

Mahendra menjelaskan bahwa pembentukan BPI dan Antara adalah tindak lanjut dari Undang-Undang No. 1 tahun 2025.

Menurut ACT (ACT) No. 4 tahun 2023, undang -undang tentang sektor keuangan (P2SK) dan peningkatan sektor keuangan FSA untuk memantau BUMN dari sektor jasa keuangan.

“OJK memiliki wewenang untuk mengatur dan memantau sektor jasa keuangan, termasuk dana yang membawa pasar modal di sektor jasa keuangan dan stabilitas sistem keuangan nasional sebagai bagian dari pasar modal,” kata Mahendra pada hari Jumat (04.11.2025) pada konferensi pers dari bulan komite OJK. (Kil/kil)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *