London –

Read More : Cole Palmer Tidak Tutup Kemungkinan Pensiun di Chelsea

Gudang senjata yang kokoh muncul di markas Crystal Palace miliknya. Setelah 90 menit pertandingan, Gunners 5-1.

Pada laga di Selhurst Park, Minggu (22/12/20240 dini hari WIB), Gabriel Jesus menjadi bintang kemenangan dengan dua gol. Selebihnya dicetak Kai Haverzt, Gabriel Martinelli, dan Declan Rice.

Ia berhasil meratakan istana melalui Ismail Sarr. Dengan tiga poin tersebut, Arsenal naik ke peringkat ketiga Liga Inggris dengan 33 poin dari 17 pertandingan, unggul satu poin dari peringkat kedua Chelsea.

Palace yang tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya pun terpuruk dan kini tertahan di peringkat 15 dengan 16 poin.

Pertandingan antara Crystal Palace vs

Arsenal membuka skor pada menit keenam ketika Gabriel Jesus membobol gawang Palatine. Diawali umpan silang Saka Bukayo dari kanan, bola baru disentuh Gabriel Magalhaes sebelum disepak Jesus ke sudut gawang.

Keunggulan hanya bertahan lima menit, karena Ismaila Sarr membuat kedudukan menjadi 1-1. Tyreck Mitchell mengirim umpan terobosan dari Sarr sebelum mengalahkan David Raya untuk satu gol.

Yesus! Striker asal Brasil itu kembali menunjukkan kecemerlangannya saat merestorasi keunggulan Arsenal menjadi 2-1 pada menit ke-14. Dari situasi sepak pojok, bola berhasil dikumpulkan oleh Thomas Partey yang kemudian memberikan umpan silang kepada Jesus dan langsung menendangnya ke sudut atas gawang Dean Henderson.

Pada menit ke-20, Palace nyaris menyamakan kedudukan saat Sarr merobek bola dari kaki William Lintas di depan kotak penalti. Bola dioper ke Jean-Michel Mateta dan ditendangnya dari jarak dekat, namun mampu diblok Raya.

Kai Havertz membawa Arsenal unggul pada menit ke-38 ketika ia melakukan rebound, membentur tiang gawang Jesus.

Satu peluang didapat Palace di masa tambahan waktu lewat sundulan Jefferson Lerma menyambut umpan silang Nathanael Clyne. Sampai Raya selaku penulisnya.

Skor bertahan 3-1 hingga turun minum.

Di babak tengah, Palace meningkatkan intensitas serangannya untuk secepatnya mendapatkan gol kedua. Sarr langsung mendapat peluang satu menit setelah turun minum ketika ia tak terkawal di tiang jauh dan umpan silang dilakukan, namun Raya mampu membloknya.

Pada menit ke-53, Mateta hendak mencetak gol lewat tendangannya dari luar kotak penalti, namun mampu diselamatkan Raya. Sarr mengejar bola namun masih terlalu lemah dan Raya mampu menangkapnya.

Gol keempat dicetak dalam 60 menit oleh Gabriel Martinelli untuk Arsenal. Martinelli mengkonversi tembakan Declan Rice ke gawang untuk mengubah skor menjadi 4-1.

Renato membawa Arsenal unggul 5-1 pada menit ke-84 lewat tembakannya dari tepi kotak penalti dan bola terdefleksi tembakan Henderson.

Sampai saat itu, ia membutuhkan gelar di bidang kedokteran, atau gelar di bidang kedokteran klinis.

Sebuah garis

Istana Kristal: Henderson; Richards, Lacroix, Guehi; Clyne (Kporha 81′), Lerma, Hughes (Devenny 69′), Mitchell; Kamada (Nketiah 61′), Sarr; Mateta (Schlupp 81′).

Persenjataan: Raya; Materia (Merino 86′), Lintasa, Gabriel, Lewis-Skelly (Calafiori 58′); Partey, Havertz (Renatus 58′), Odegaard; Saka (Trossard 24′), Yesus (Nwaneri 86′), Martinelli.

Tonton juga videonya: Arsenal mengalahkan Liverpool dengan West Ham 5-2

(mrp/nds)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *