Tel Aviv –

Read More : Berburu Promo Liburan? ASR Festival 2025 Jawabannya!

China mengeluarkan pernyataan melalui kedutaannya yang memerintahkan seluruh warganya untuk segera meninggalkan Israel. Apa masalahnya?

Kedutaan Besar Tiongkok di Tel Aviv mempublikasikan pengumuman tersebut pada Minggu (22/9). Rupanya, pengumuman ini dibuat demi alasan keamanan.

“(Kedutaan) mendesak warga Tiongkok di Israel untuk kembali ke rumah atau menetap di daerah yang lebih aman sesegera mungkin,” demikian bunyi pernyataan Kedutaan Besar Tiongkok di Tel Aviv, yang dikutip AFP.

“Saat ini, situasi di perbatasan Israel-Lebanon sangat tegang, sering terjadi bentrokan militer. Situasi keamanan di Israel masih akut, kompleks, dan tidak dapat diprediksi,” tambah siaran pers Kedutaan Besar Tiongkok.

Peringatan ini muncul setelah Tiongkok sebelumnya meminta warga Lebanon untuk meninggalkan negaranya karena alasan yang sama.

Seperti diketahui, eskalasi konflik di Timur Tengah semakin meningkat setelah Tel Aviv terlibat ketegangan dengan Hizbullah dengan saling menembakkan roket di perbatasan.

Israel dan Hizbullah juga berada di ambang perang setelah Tel Aviv diduga kuat melakukan ledakan teroris terhadap pager dan perangkat komunikasi lainnya di Lebanon pekan lalu.

Pada Selasa (17/9) dan Rabu (18/9), ribuan pager, walkie-talkie, baterai laptop, radio, dan perangkat bertenaga surya meledak serentak di hampir seluruh wilayah Lebanon.

Situasi seperti itu tentu saja berbahaya bagi wisatawan atau warga negara asing yang berada di kedua negara tersebut.

——-

Artikel ini pertama kali tayang di CNN Indonesia. Saksikan video “Ucapan Sandiaga Uno soal Bunuh Diri Turis China di Batam” (wsw/wsw)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *