Jakarta –

Read More : Biaya Produksi iPhone ‘Made in USA’ Bisa Naik 90%

Perusahaan China melakukan penerbangan pertama dengan pesawat penumpang berkecepatan tinggi. Pesawat tersebut dikatakan mampu terbang dengan kecepatan Mach 4, lebih dari dua kali lipat kecepatan pesawat Concorde yang sudah pensiun dari Perancis dan Inggris.

Aerospace Transport yang berbasis di Beijing, juga dikenal sebagai Lingkong Tianxing Technology, mengatakan prototipe Yunxing telah berhasil terbang dan akan menjalani uji mesin lebih lanjut pada bulan November.

Menurut detikINET independen, pesawat penumpang supersonik pertama perusahaan tersebut diperkirakan akan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2027.

Jika berhasil, pesawat buatan Tiongkok ini bisa menjadi jet penumpang supersonik pertama dalam hampir seperempat abad, sejak Concorde melakukan penerbangan terakhirnya pada tahun 2003.

Pesawat baru ini melaju dengan kecepatan 5000 km/jam dan dapat terbang antara London dan New York dalam waktu 1,5 jam. Penerbangan transatlantik tercepat Concorde dalam jarak ini adalah 2 jam 53 menit, sedangkan penerbangan normal memakan waktu delapan jam.

Transportasi Luar Angkasa adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang berupaya menghidupkan kembali perjalanan ruang angkasa komersial. Misalnya, perusahaan AS Venus Aerospace saat ini sedang mengembangkan mesin jet yang dapat melaju dengan kecepatan Mach 6 dan mencapai efisiensi tinggi.

SpaceX dan CEO Tesla Elon Musk juga menyatakan minatnya untuk membangun jet supersonik. Ia memperkenalkan konsep pesawat lepas landas dan mendarat vertikal (VTOL) yang bisa menggunakan listrik sebagai pengganti bahan bakar.

“Saya sangat ingin membuat pesawat listrik VOTL, tapi sungguh gila jika menambahkan begitu banyak pekerjaan,” cuit Musk pada tahun 2021. Tonton video “Pesawat Canggih Supersonik Eksperimental X-59 NASA” (fyk/rns ).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *