Ya –
Read More : 5 Manfaat Konsumsi Air Rebusan Jahe dan Kunyit, Sehat buat Jantung
Di pasar global, Chery Group memiliki berbagai sub-merek: dari Chery, Omoda, Jaecoo hingga Exceed. Namun saat ini hanya Chery dan Omoda yang terwakili di Indonesia.
Baru-baru ini Chery Sales Indonesia mengonfirmasi akan meluncurkan sub-brand yakni Jaecoo pada awal tahun 2025.
Hal ini menunjukkan bahwa Chery sangat berhati-hati dalam mencari sub-mereknya dan tidak ingin segera memperkenalkan seluruh merek turunannya di Indonesia.
“Chery sedang mengembangkan berbagai sub-merek. Sub-merek yang berbeda ini menargetkan kelompok konsumen yang berbeda. Tapi saat ini di Indonesia secara umum kami belum banyak meluncurkan sub-brand (yang kami punya),” kata Zhang Guibing, presiden Chery International, dalam pertemuan dengan detikcom di China beberapa waktu lalu.
“Kami merasa perlu melakukannya secara bertahap karena, seperti saya katakan, kami baru menyelesaikan taman kanak-kanak dalam dua tahun terakhir dan sekarang kami masuk ke sekolah dasar. Kami belum menyelesaikan pekerjaan kami dan kami akan terus bekerja,” kata Zhang ramah.
Berbeda dengan Great Wall Motor (GWM) yang meluncurkan beberapa sub-merek, yaitu Ora, Haval, dan Tank, Chery bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing sub-mereknya secara bertahap. Kesiapan yang dimaksud meliputi kesadaran masyarakat terhadap merek, jaringan distribusi, dan jaringan layanan produknya.
“Saya ingin kami menjadi lebih stabil. “Kita perlu menjaga kepercayaan dan kemauan konsumen untuk membeli mobil dengan memberikan layanan purna jual yang baik, suku cadang berkualitas tinggi dan banyak lagi,” kata Zhang.
“Sebenarnya bisa saja kami akan memperkenalkan banyak sub-merek (Chery) secara bersamaan, tapi ada kekhawatiran ini tidak bagus dari segi kesiapannya. Oleh karena itu, saya tetap yakin bahwa kami akan memperkenalkan (lebih banyak sub-merek) di masa depan setelah kesuksesan Chery. Lalu setelah Chery perlahan-lahan muncul subwoofer lagi,” jelasnya.
Pimpinan Chery Global bahkan mengatakan, investasi lebih besar lagi bisa dilakukan jika sub-merek Chery mulai berkembang di Indonesia. Bahkan, kata dia, Indonesia bisa menjadi hub manufaktur.
“Tentu saja kami akan memiliki posisi yang baik di masa depan, kami juga memiliki sub-merek lain dan tentu saja itu berarti kami harus berinvestasi besar-besaran di pabrik. Sejak awal kami ingin berkonsentrasi pada pasar Indonesia sebagai tempat produksi. dasar,” tutupnya. Tonton video “Review Chery Omoda E5: Bisakah menjadi yang terbaik di kelasnya?” (mg/kering)