Jakarta-

Read More : 5 Pengusaha Sukses di Indonesia Tanpa Ijazah S-1, Inspiratif!

Tahukah Anda bahwa menggunakan kartu kredit dapat membantu Anda mengatur arus kas? Meski begitu, Anda tetap perlu menanganinya dengan hati-hati. Jika tidak mengelolanya dengan baik, tagihan kartu kredit Anda bisa bertambah bahkan menyebabkan pengeluaran melebihi pendapatan atau menguras tabungan Anda.

Ada beberapa hal yang umumnya menjadi penyebab tagihan kartu kredit meningkat. Menurut laporan CNBC Indonesia, berikut beberapa penyebab yang bisa menyebabkan tagihan kartu kredit Anda naik.

1. Gunakan lintas batas negara

Setiap bank penerbit kartu kredit biasanya menerapkan batasan tertentu kepada penggunanya. Namun, bukan tidak mungkin seseorang menjadi terlalu dibatasi karena tidak bisa mengontrol penggunaan kartu kreditnya.

Jika menemui batas yang lebih tinggi, Anda harus membayar terlebih dahulu untuk mereset batas penggunaan menjadi normal dan kartu dapat digunakan kembali. Jadi, pantau terus transaksi kartu kredit Anda agar tidak mencapai limit yang berlebihan.

2. Tarif berlangganan tidak dipantau

Banyak orang menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan gaya hidup, seperti berlangganan streaming musik dan film atau mendaftar keanggotaan kebugaran atau yoga. Jumlah langganan yang dibayar dengan kartu kredit harus tetap terlacak. Karena jika Anda tidak benar-benar menggunakan layanan ini, tagihannya mungkin tidak terlacak dan akan mempengaruhi tagihan kartu kredit Anda.

3. Angsuran impulsif

Kemudahan berbelanja online seringkali membuat Anda lapar, apalagi jika membayar dengan kartu kredit, di mana Anda bisa membayar transaksi secara mencicil. Namun, pembelanjaan impulsif dapat menjadi beban keuangan dan akhirnya meningkatkan tagihan kartu kredit Anda.

Nah itulah beberapa penyebab tagihan kartu kredit sering bertambah. Untuk menghindari hal ini, ada baiknya untuk mencatat pengeluaran kartu kredit Anda. BRI memiliki fitur yang dapat memudahkan dalam melacak setiap pengeluaran Anda, terutama melalui fitur E-Statement di BRImo.

Dengan menggunakan fitur ini, Anda juga dapat melihat mutasi transaksi beserta detailnya seperti tanggal transaksi, nama merchant, dan jumlah transaksi. Anda dapat melihat jumlah tagihan Anda pada bulan tertentu beserta detailnya seperti pembayaran atau transaksi kartu kredit, tagihan bulan sebelumnya, transaksi bulan lalu, transaksi tarik tunai, biaya bunga dan layanan, serta total tagihan Anda.

Untuk memanfaatkan fitur ini, pastikan Anda sudah mengupdate BRImo minimal versi 2.57 dan pastikan kartu kredit BRI Anda muncul di BRImo. Jika pengguna sudah memiliki kartu kredit BRI namun belum muncul di BRImo, maka dapat menggunakan fungsi Tambah kartu kredit pada fungsi kartu kredit BRI di BRImo.

Jika kartu kredit BRI Anda berhasil ditambahkan, Anda dapat mengecek mutasi di BRImo dengan cepat dan mudah. Cukup login ke aplikasi BRImo, pilih menu “Kartu Kredit”, lalu pilih kartu yang ingin diverifikasi. Selanjutnya, Anda tinggal klik “Lihat Detail” lalu pilih tab “Mutasi”.

Selain cek mutasi, Anda juga bisa mendownload laporan elektronik kartu kredit BRI di BRImo. Anda dapat memilih “Lihat Detail” setelah memilih menu “Kartu Kredit”. Anda kemudian dapat memilih “Mutasi” dan kemudian “Laporan Kartu Kredit”. Setelah itu, Anda bisa langsung memasukkan bulan dan tahun yang ingin dilihat laporan transaksinya.

Selain kemudahan bertransaksi valid kartu kredit BRI melalui BRImo, BRI juga menawarkan beragam keuntungan transaksi bagi nasabah BRI. BRImo sebagai super app dapat memenuhi kebutuhan pelanggan mulai dari transfer bank, isi ulang token pulsa dan listrik, membayar berbagai tagihan, hingga berbelanja di berbagai merchant menggunakan QRIS.

Untuk merasakan manfaat tersebut, Anda tentunya perlu mendownload BRImo melalui Google Play Store dan Appstore.

Nah, tunggu apa lagi? Untuk transaksi cerdas dengan beragam kemudahan dan keuntungan, ajukan Kartu Kredit BRI Anda sekarang! Mengapa #BRICreditKartu #KeepOpenJalan bagi Anda yang menginginkan keuangan sehat. Tonton video “Dua pemain pinjaman fiktif ditangkap di Pandeglang, bank rugi Rp 13 miliar” (prf/ega)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *