Jakarta –
Read More : Anggaran Kementerian Investasi Disunat Rp 271 Miliar, Gaji Sekretariat Kena Dampak
Amerika Serikat menjadi negara nomor satu dalam daftar negara pemilik cadangan emas terbesar di dunia. Jumlah cadangan emas tersebut hampir sama dengan total aset tiga negara pemilik emas terbesar yaitu Jerman, Italia, dan Prancis.
Dikutip dari Investopedia, di puncak sistem pertukaran internasional Bretton Woods, AS menawarkan untuk menyimpan dan menyimpan emas milik negara lain dengan imbalan menerima dolar.
Diperkirakan sekitar 90 hingga 95% dari total cadangan emas dunia disimpan di brankas AS.
Menurut situs Departemen Keuangan AS, cadangan emas Amerika Serikat disimpan di Fort Knock di gudang emas batangan. Tempat itu terletak di negara bagian Kentucky.
Amerika memiliki cadangan emas sebesar 8133,46 ton pada kuartal II tahun 2024, berdasarkan data Trading Economics yang diperoleh dari World Gold Council.
Sebagian besar emas AS yang disimpan oleh Departemen Keuangan (dan barang berharga dari lembaga federal lainnya) berlokasi di Fort Knock AS. Mint (Departemen Keuangan AS yang bertanggung jawab memproduksi koin pemerintah AS untuk melakukan transaksi bisnis dan mengontrol pergerakan emas).
Fort Knox juga merupakan cadangan emas terbesar di dunia. Emas di Fort Knock disimpan di lemari besi yang dalam.
Menurut situs US Mint, pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke dalam fasilitas di Fort Knox.
Hanya sedikit orang yang mengetahui struktur dan detail bangunan di sana, dan tidak ada yang mengetahui keseluruhan proses pembukaan brankas emas.
Menurut Forbes, cadangan emas lainnya di AS disimpan di percetakan uang di Philadelphia dan Denver, di gudang emas batangan di West Point, New York, dan di tempat lain.
Federal Reserve Bank of New York juga merupakan gudang emas. Seperti yang diumumkan di situs resminya, deposit emas ini adalah salah satu dari beberapa layanan keuangan yang disediakan Federal Reserve Bank of New York kepada bank sentral, pemerintah, dan organisasi internasional resmi atas nama Federal Reserve System.
Gudang emas di Federal Reserve Bank of New York terletak di permukaan Pulau Manhattan. Letaknya sekitar 80 kaki di bawah permukaan jalan dan 50 kaki di bawah permukaan laut.
Pada tahun 2024, gudang emas di New York ini berisi sekitar 507.000 emas batangan dengan berat total 6.331 metrik ton. Lebih dari 500 ribu batangan emas berkilau ini terkubur jauh di dalam bebatuan di kawasan Lower Manhattan.
Nilainya setara dengan $203,3 miliar atau sekitar Rp 3,2 triliun (asumsi kurs Rp 15.860) dalam bentuk emas pada satu titik. Namun hanya 2% – 5% yang dimiliki oleh pemerintah AS. Dimana sisanya dimiliki oleh negara asing. Simak video “Bahlil gali devisa RI 450T setiap tahunnya untuk impor migas” (kk/fds)