Jakarta –
Bonam Bonam Bentog melaporkan teks kayu beras dalam terang Ramadhan dan Idul Fitri -Fitr. Sampai saat itu, sebagian besar jumlah telah dimasukkan dalam jumlah 190.000 beras yang setara dengan 2025.
“Mari kita datang ke 190.000 ton (beras sejak awal tahun 2025),” yang merupakan peluncuran Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris.
Jumlah angka ini seperti target presiden Prabhu untuk mengakses 3 juta ton beras pada April 2025.
Namun, mereka membuktikan bahwa ruang makanan tersedia, termasuk nasi untuk menjadi tuan rumah cahaya Ramadhan, yang sangat aman. Saat ini, jumlah pohon beras besar dipengaruhi oleh $ 2 juta.
Dia berkata, “Distribusi posisi hewan dan distribusi barang -barang makanan sebelum liburan negara itu, bahkan dalam terang 27 Februari 2025, bahkan 1.951.975 ton beras.”
Navi menjelaskan bahwa jumlah pohon beras adalah 1.901.024 ton beras, dalam tanda PSO dan 50.951 pembiayaan komersial. Pohon itu telah menyebar lebih dari 477 lembaga lokal (pejabat regional) dan rumah -rumah tersembunyi di Indonesia.
Di buku teks, Nawawi mendemonstrasikan, Area Java, 46156 ton pohon. Dan dalam dua posisi di Solosi Selatan dan Solosi Barat (Sarasirbra), biasanya 185.198 bakat.
Selain toko belanja beras, Novi mengatakan ada hadiah di luar bisnis bisnis bisnis. Barang -barang ini termasuk tepung, minyak kue, gula, buah -buahan. Tapi dia tidak mengidentifikasi kondisi item saat ini.
“Karena jumlah pohon yang tersebar di Indonesia, Bantog akan bertekad untuk mengatasi biaya sesuai dengan pekerjaan pemerintah,” katanya.
Sebagai informasi, jumlah beras adalah 9 Februari dari awal tahun 2025, penampilan meningkat menjadi 45.000 bakat.
Saat ini, bagian atas tanaman pada bulan Maret untuk menghasilkan pendapatan padi. Pada bulan Maret Februari, dipertanyakan bahwa beras lebih dari $ 1,5 juta.
Menteri Basti (Mesco), Zolai Hassan (Zolas) Kantong pertanian tambahan pada bulan Februari, Maret dan April.
Saat ini, Zulhas mengatakan itu adalah jumlah Rp 23 triliun dolar. Berdasarkan persetujuan anggaran menteri, anggaran untuk komponen beras dan Rp 16,6 triliun.
“Boulen Boulan adalah RP 23 triliun, siap. 16,6 triliun setelah menteri menteri menteri menteri
Menu ini, Zolas, mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk membeli beras petani di bawah penjualan pemerintah yang diidentifikasi pemerintah dalam Rp 6.500. Namun, dia mengatakan bahwa semua minat mendukung semua orang.
(SHC / KIL)