Jakarta – Tur BPOM, Taruna Ikrar, menerima respons positif atas tindakan ekonomi, pemerintah dan akademisi di populasi terbesar di dunia di dunia ke India. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut untuk mengunjungi presiden resep Indonesia, Praabo Subioanto, setelah India pada Januari 2025.
Read More : Gen Z Ramai-ramai Kena ‘Jam Koma’, Ternyata Semacam Brain Fog
Kunjungan ini juga membuka jam kolaborasi pemulihan antara Indones dan India dan India di bidang obat dan pengendalian makanan.
India, Ina H. Krisnamurti, berbicara apresiasinya terhadap taruna janji untuk penyebarannya, ketersediaan kualitas dan daya saing yang tinggi di Indonesia.
Dalam pertemuan dengan sektor di kantor ACG Mumbai pada hari Senin (28.04.2025) membahas Taruna Izrar yang menarik dengan manajemen India Vinod Sirinivas.
Vinod yang mewakili bisnisnya menjadi mitra dalam pengembangan industri farmasi dan makanan. Rencana investasi ini diperkirakan akan mencapai triliun Rupiah. Diskusi adalah sinergi konkret antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
Investasi besar ini sendiri tidak hanya mengarahkan ke pengembangan industri, tetapi juga membuka pekerjaan baru di Indonesia. Selain itu, investasi ini akan mempromosikan sektor Farmseutian untuk Strenght dan perusahaan mikro, kecil dan menengah (MSM) di sektor makanan.
Diharapkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pada saat yang sama, meningkatkan kualitas produk domestik untuk memenuhi standar internasional.
Kunjungan kunjungan ini lebih lanjut hubungan strategis antara Indonesia dan India. Kerjasama gabungan tidak termasuk area perdagangan, tetapi juga transportasi teknologi, peningkatan tepi produk dan kolaborasi pekerjaan penelitian di farmasi dan waktu luang. BPOM diharuskan untuk memverifikasi pelaksanaan kolaborasi ini lebih jauh untuk mengkhawatirkan untuk memastikan manfaat optimal bagi kesehatan rakyat Indonesia.
Dalam sejumlah kunjungan ke ACG Mumbai, Taruna Ikrar, bersama dengan manajemen ACG, diperlukan untuk mempromosikan keberlanjutan terkait lingkungan untuk masa depan. Dedikasi ini direalisasikan dengan menanam pohon atau simbol untuk melestarikan lingkungan.
“Kegiatan ini melambangkan harapan hidup dan kerja sama silang untuk membuat dunia yang lebih sehat dan berkelanjutan,” menyimpulkan para kadet untuk penanaman pohon.
Lihat video “Video: bpom -logo” sehingga tidak bisa salah “(suc / suc).