Jakarta –
Read More : Indosat Ooredoo Hutchison Tutup 2024 dengan Pertumbuhan Positif
Pendiri Microsoft Bill Gates menjual kapal pesiar mewahnya. Tapi mungkin alasannya bukan karena para miliarder ini butuh uang.
Meski memiliki kekayaan bersih hampir $128 miliar (Rp 2,049 triliun), Gates menempati peringkat ke-9 dalam Forbes Billionaires Index. Ini merupakan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya di posisi ke-7 pada bulan lalu. Ini merupakan peringkat terendahnya sejak tahun 1990 ketika ia berada di peringkat ke-16.
Penilaian dari Yahoo Finance, Rabu (15/5/2024) Bill Gates tidak hanya dikenal karena kekayaannya yang luar biasa, tetapi juga kepeduliannya terhadap lingkungan sehingga kepemilikan kapal pesiarnya terbilang kontroversial. Pada tahun 2021, ia membayar sekitar $25 juta atau Rp 401 miliar untuk kapal pesiar pertamanya, Wayfinder.
Perahu tersebut merupakan kapal katamaran sepanjang 74 meter yang dibuat oleh Astilleros Armon. Kapal penjelajah ini didesain sebagai kapal bayangan, seringkali dengan kapal induk berukuran besar, yang hingga saat ini belum terungkap ke publik.
Kapal induk, bernama Project 821, sedang dibangun di Feadship. Kapal ini akan menjadi salah satu kapal pesiar terbesar dan termewah yang pernah dibangun oleh perusahaan pelayaran ini. Dijadwalkan untuk dikirim pada tahun 2024, Proyek 821 memiliki panjang 118 meter dan memiliki volume internal kotor melebihi 7,000 gross ton.
Detail mengenai kapal pesiar ini masih dirahasiakan, namun kabar terbaru dijual seharga 600 juta Euro (Rp 9 triliun). Harganya lebih mahal dibandingkan kapal-kapal sebelumnya yang dibuat oleh Feadship, kemungkinan karena kondisi kapal yang belum selesai memberikan kesempatan kepada calon pembeli untuk memodifikasi kapal tersebut.
Bersamaan dengan Project 821, Wayfinder juga terdaftar untuk dijual dan terlihat di pasar sewaan awal tahun ini, menandakan perubahan dalam pendekatan Gates terhadap properti tersebut.
Alasan penjualannya tidak diungkapkan, sehingga memicu spekulasi tentang motifnya. Beberapa berpendapat bahwa biaya pemeliharaan dan pengoperasian kapal pesiar mewah ini tidak masuk akal, sementara yang lain berspekulasi bahwa Gates memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan.
Pernyataan sebelumnya mencakup kesadarannya akan jejak karbon yang besar, khususnya dari penerbangan swasta, dan upaya berkelanjutannya untuk mengurangi dampak lingkungan.
Gates mengatakan dalam postingan blog tahun 2022 bahwa Gates mengatakan dalam postingan blog tahun 2022 bahwa saya tidak termasuk dalam daftar orang terkaya di dunia, saya tahu bahwa ketika saya berhasil memberi, saya akan masuk dan akhirnya keluar dari daftar. . komitmennya terhadap amal.
Hal ini sejalan dengan tujuan jangka panjangnya yang ingin mendonasikan sebagian besar kekayaannya ke Bill & Melinda Gates Foundation. Langkah ini mungkin menunjukkan keselarasan yang lebih dalam antara gaya hidup Gates dan dukungannya terhadap keberlanjutan dan pengurangan konsumsi.
Penjualan kapal pesiar dapat dilihat sebagai contoh Gates mengurangi konsumsi barang mewah untuk mengurangi dampak lingkungan, memperkuat kredibilitasnya sebagai aktivis iklim di tengah isu perubahan iklim global.
*Artikel ini ditulis oleh Mohammed Frizki Pratama, peserta Program Magang Sertifikat Kampus Merdeka di detikcom. Tonton video “Bill Gates Menyambut Baik Janji Donasi Arab Saudi untuk Melawan Polio” (file/file)