Jakarta –

Read More : Sambil Bawa Pedang, Cristiano Ronaldo: Selamat Idulfitri!

Direktur Pajak (DJP) Kantor Wilayah I (Kanwil) Jakarta Selatan meningkatkan pendapatan usaha kecil, kecil, dan menengah (UMKM).

Cara lainnya adalah melalui program Business Development Service (BDS) yang digelar pada Jumat (15/8) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mampang Prapatan.

Kepala Kanwil I DJP Jakarta Selatan, Dionysius Lucas Hendrawan mengatakan, proyek tersebut mendatangkan 26 pelaku UMKM dari 4 kecamatan antara lain Mampang Prapatan, Pankoran, Setiabudi, Tebet. Mereka diberikan tempat berjualan dan dilatih untuk meningkatkan potensi usahanya.

“Pembangunan ini kami upayakan secara maksimal agar UMKM tersebut mendapat tempat, pasar, sekaligus mendapatkan informasi terkait UMKMnya,” kata Lucas saat ditemui di KPP Pratama Mampang Prapatan, Kamis. (15/). 8/2024).

Lucas menjelaskan, salah satu latihan yang dilakukan adalah dengan mendatangkan perwakilan dari Bea dan Cukai. Bisnis ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai isu-isu terkait investasi pada topik ini untuk memberdayakan para pelaku UMKM khususnya yang ingin menjadi investor.

“Sobat Bea dan Cukai tahu betul negara mana saja yang membutuhkannya, berapa biayanya, hingga apa yang dibutuhkan agar Sahabat Bea dan Cukai bisa membantu usaha kecil dan menengah agar mendapat tambahan devisa bagi kita semua.

Di Kantor Wilayah DJP I Jakarta Selatan, Lucas mengatakan kontribusi UMKM terhadap pajak terlalu besar. Kontribusinya sekitar 30% dari total penerimaan pajak sebesar Rp51 triliun pada Juli 2024.

Meskipun pembayaran pajak orang pribadi oleh UKM kecil, namun secara umum UKM dianggap sebagai salah satu pembayar pajak yang dikelola oleh pemerintah.

“Mereka adalah salah satu dari sekian banyak pengusaha di negara kita. Meski masing-masing tidak memiliki banyak tabungan, namun kontribusinya (besarnya) sangat besar, makanya kita prihatin,” jelasnya.

Pasar buka selama dua hari

Lucas juga menjelaskan, BDS bertema ‘Jamp Fest Carnival’ akan digelar selama dua hari mulai hari ini, Kamis (15/8) dan Jumat (15/8). Selain edukasi, ada aktivitas lain yang tertera di menu.

Pertama, terdapat toko yang diikuti oleh 56 tenant, 28 diantaranya merupakan UMKM binaan Jakpreneur dan 28 lainnya merupakan wajib pajak yang mempunyai usaha di lingkungan kerja KPP Pratama Jakarta Mampang Prapatan dan sekitarnya. Kemudian, pada hari ini, Kamis (15/8), diadakan lomba seni untuk anak-anak sekolah dasar (SD).

Kemudian akan ada pertandingan olahraga beregu antar masyarakat Kecamatan Mampang Prapatan yang diikuti 10 peserta pada final pada Jumat (16/8). Selain itu, ada juga garage sale for Charity, yaitu acara amal dimana barang-barang bekas dijual dan uangnya diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Acara BDS juga diisi dengan penampilan Jampang Voices Choir dan Jampang Acoustics, pameran pengelolaan sampah oleh Rekosistem, pameran tas Chunky oleh Mommies Nook serta berbagai mini games berhadiah menarik seperti rodeo banteng, cakar bayi, gelang. dan lainnya.

Lucas menjelaskan, Kanwil DJP Jakarta Selatan mendorong berbagai KPP untuk menumbuhkan dan mengembangkan UKM di wilayahnya. 6 KPP telah diberikan instruksi khusus mengenai pelatihan usaha kecil dan menengah. Keenamnya adalah: KPP Setia Budi 1, KPP Setia Budi 2, KPP Setia Budi 2, KPP Tebet, KPP Pancoran.

Dalam setahun diberikan dua unit ke masing-masing KPP, sehingga program DBS. Dengan kata lain proses ini dilakukan setiap bulannya.

Jadi penggeledahan terus, masing-masing KPP ada paruh kedua tahunnya, jadi 12 bulan, ujarnya.

Menurut Lucas, mengingat UKM merupakan salah satu penopang perekonomian nasional, hal ini penting. (kilo/kilo)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *