Jakarta –
Tammy Slayton (38) menceritakan bagaimana dia kehilangan 225 kg. Ia mengatakan, berat badannya yang tadinya 328 kg kini turun menjadi 103 kg.
Kelebihan berat badan menghambat karir Tammy saat itu, terutama karena masalah kesehatan. Alhasil, ia melakukan perubahan drastis pada pola makannya untuk mencapai berat badan yang sehat dan menjalani operasi bariatrik pada tahun 2022. Tak hanya itu, Tammy pun berupaya menurunkan berat badannya dalam waktu 14 bulan.
Tammy mengonsumsi lebih banyak protein, lebih sedikit karbohidrat, dan tanpa gula. Dia berhenti minum soda dan menyesuaikan porsinya.
Seperti disebutkan hari ini, ia memulai perjalanan penurunan berat badannya dengan operasi bariatrik pada tahun 2022. Operasi ini biasanya dilakukan untuk membantu penurunan berat badan ketika olahraga dan pola makan tidak berhasil.
Prosedur ini biasanya dilakukan ketika pasien mengalami gangguan kesehatan akibat kelebihan berat badan.
Untuk memenuhi syarat operasi ini, Tammy harus menurunkan berat badannya terlebih dahulu hingga 250 kg. Karena itu, dia akhirnya dimasukkan ke fasilitas rehabilitasi kecanduan makanan.
Tammy mengaku minder dengan operasi bariatrik. Dia tidak bisa bernapas sampai dokter membuatnya koma.
“Saya tahu pasti, saya akhirnya akan menjalani operasi,” ujarnya tahun lalu, dilansir surat kabar Today, Rabu (28/8/2024).
Setelah perjalanan penurunan berat badan yang panjang dan sukses, Tammy mengaku sangat bahagia. Dengan berat badan lebih dari 300 kilogram, ia harus bergerak dengan kursi roda.
Kini, dia sudah bisa berjalan sendiri dan tidak perlu menggunakan tabung oksigen seperti dulu.
“Kemudian saya masuk ke mobil tepat di kursi depan dan menggunakan sabuk pengaman. Sekarang tidak perlu menggunakan ekstensi. Apa yang mungkin tampak kecil bagi sebagian orang, mungkin besar bagi saya,” lanjutnya.
Tammy bercerita, selama ini dirinya mengalami masalah berat badan dan berat badannya terus bertambah. Karena sang ibu bekerja rutin untuk memberi makan keluarga, ia sering memasak di rumah. Tammy sering minum minuman baru.
(naf/kna)