Jakarta —
Read More : Aneka Minuman Ringan Dapat Potongan Gede di Transmart Full Day Sale
Hingga 30% seluruh perusahaan properti daerah (BUMD) bangkrut. Plt Sekjen Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir mengungkapkan, dari 1.057 aset BUMD tersebut tercatat Rp 889 triliun.
KPK saat menandatangani kerja sama BUMN dan BUMD bidang pertambangan dan pengelolaan limbah, Tomsi mengungkapkan perusahaan tersebut kolaps karena modalnya habis.
Kemudian perusahaan ini menjadi beban daerah karena harus menggaji karyawan atau pekerjanya. Runtuhnya ibu kota sudah berakhir, terus membebani daerah yang bayar kerja, bayar pekerja, ujarnya, Kamis (22/08/2024).
Saat itu, dia juga meminta para pemimpin daerah bertindak tegas. Menurut dia, jika ternyata ibu kota tersebut hilang dan merugikan negara, ada baiknya melaporkan kepada aparat penegak hukum (APS).
“Di sini pun pimpinan daerah harus tegas, kalau “tidak baik, tidak baik” maka sulit kalau dicek ibu kotanya hilang dan negara rugi, lewat saja APH daripada inspektur bingung cara menagihnya. , benar,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar pimpinan daerah tidak menunjuk direktur BUMD melalui kenalannya. Dia meminta pengangkatan direksi BUMN harus berdasarkan kemampuan.
“Selanjutnya saya ingatkan kepada teman-teman kunci daerah, kalau mau mengangkat direksi seperti ini, bukan hanya soal kenalan, hanya soal keakraban, lihat kemampuannya. perusahaan, sehingga akan memberikan kontribusi terhadap pendapatan awal daerah, ujarnya.
Ia juga mengatakan, sebaiknya kepala daerah tidak mengangkat direktur BUMD yang dianggap tidak kompeten. Menurutnya, lebih baik tidak tahu, tapi orangnya profesional. Bahkan, jika diperlukan, rekrutmen direksi BUMD dilakukan secara terbuka kepada publik.
“Jika Anda merasa tidak mampu, Anda tidak perlu menunjuknya. Ya, Anda tidak tahu secara dekat, tetapi jika dia seorang profesional, jika Anda mengenalnya secara dekat, maka Anda akan melakukannya.” untuk mendapatkan beberapa hasil. Harus dihormati dengan ketat lho, kalau perlu penilaian, jelas, terbuka sekali kawan-kawan, anak-anak, anak-anak kita yang lebih tua bisa mendaftar.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti persoalan komisaris di BUMD. Kami mengisyaratkan jumlah komisaris BUMD bagai keajaiban dunia. Sebab, jumlah komisaris lebih banyak dibandingkan jumlah direksi.
“Candi Borobudur itu keajaiban dunia yang ke 7, disini ada 8, komisarisnya lebih banyak dari pada direksi. ini dan sisanya,” katanya.
Saksikan juga video “Petugas BUMD di Cianjur ditetapkan sebagai tersangka korupsi Rp 2,7 miliar”:
Saksikan DetikPagi Live:
(acd/kil)