Matsu –

Read More : Ada Jakarta Running Festival 2024, CFD Sudirman-Thamrin 13 Oktober Ditiadakan!

Jepang terkenal memiliki banyak budaya yang unik. Salah satunya budaya seppuku yaitu bunuh diri ala samurai, parahnya akan ada persaingan.

Melansir Soranews24, Jumat (15/11/2024), kota Matsue, seperti banyak tempat lain di Jepang, Matsue memiliki sejarah lokal yang mencakup budaya Samurai.

Matsue adalah ibu kota distrik Shimane dan berpenduduk sekitar 200 ribu orang. Selama ini, Kastil Matsue telah menjadi landmark publik dan menjadi tuan rumah berbagai acara sepanjang tahun untuk merayakan warisan samurai.

Namun pihak penyelenggara salah satu acara budaya tersebut nampaknya terlalu keterlaluan dengan menggelar kontes seppuku. Seppuku adalah tindakan bunuh diri yang juga dikenal sebagai harakiri bagi samurai.

Hal ini diketahui setelah ada iklan di koran lokal yang mencari orang untuk mengikuti permainan tersebut.

Mencari peserta

Kompetisi Seppuku

Kami sedang mencari peserta kontes seppuku yang akan diadakan di Dressing Terrace Balai Kota Matsue pada tanggal 14 Desember (Sabtu). Setelah melakukan seppuku dengan pedang plastik, silakan tunjukkan keahlian Anda dengan menggosok selama 30 detik hingga satu menit. Orang dengan kesuksesan paling efektif akan menjadi juara! • Jangan menggunakan darah palsu.

Iklan tersebut juga menyertakan alamat email yang dapat dihubungi calon peserta untuk mendaftar. Isi pengumuman tersebut viral di media sosial. Meski menggunakan pedang plastik, namun banyak orang yang keberatan.

Selain itu, mereka tidak hanya memprotes permainan aneh ini, banyak juga yang tidak setuju karena permainan tersebut akan diadakan di public center, Dandan Terrace, area festival Kota Matsue.

Saat itu, Balai Kota Matsue juga terkejut. Karena mereka juga baru mengetahui tentang permainan seppuku. Awalnya Balai Kota Matsue menerima permintaan diadakannya acara di Dandan Terrace pada 14 Desember. Namun acara tersebut dilabeli sebagai acara pasar loak.

Setelah kontroversi tersebut, pengelola balai kota berdiskusi dengan penyelenggara dan membatalkan acara yang tidak biasa tersebut.

“Yang paling kami khawatirkan pada acara ini (pasar loak) adalah bagaimana menarik pelanggan. Saya sudah beberapa kali mengadakan acara dengan vendor, dan ide (kontes seppuku) datang dari seorang gadis di salah satu grup yang ada di dalam perut. pedang yang bisa ditarik yang dia jual.

“Saya ingin meminta maaf kepada mereka yang terlibat di balai kota karena menyebabkan gangguan pada apa yang kami inginkan sebagai hiburan. Di sisi lain, kami juga menerima email dari orang-orang yang mengatakan mereka setuju dengan ide tersebut dan ingin berpartisipasi, tapi” kami merasa bahwa diadakannya kompetisi ini dapat menimbulkan keputusasaan di balai kota, sehingga kami membatalkan kompetisi tersebut. Tonton video “Tertangkap di CCTV! Sedikit Trik di Makassar Menggunakan Samurai” (wkn/wkn)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *